5 Manfaat Kesehatan Kacang Pistachio

0
171
0f10db8a 0437 42a0 94bc Df908395ff88 169
0f10db8a 0437 42a0 94bc Df908395ff88 169

Buat sebagian masyarakat Indonesia, kacang pistachio mungkin agak gila di telinga. Wajar, karena kacang satu ini biasa ditanam di kawasan kering mirip Iran, Turkmenistan, dan Azerbaijan Barat.

Kacang ini sering jadi hiasan masakan karena warnanya yang hijau cerah. Di Turki, kacang dipakai sebagai materi utama pembuatan kudapan berjulukan lokum.

Selain rasanya yang lezat, kacang juga bisa menawarkan manfaat buat kesehatan. Dalam 28 gram pistachio, terkandung 156 kalori, 8 gram karbohidrat, 3 gram serat, 6 gram protein, 12 gram lemak (90 persen lemak sehat), 8 persen potasium, 14 persen fosfor, 24 persen vitamin B6, 16 persen thiamin, 18 persen tembaga, dan 17 persen mangan.

Dari gugusan nutrisi di atas, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh.

  1. Mengurangi risiko kanker
    Di antara sesama kacang-kacangan dan biji-bijian, pistachio mengandung lebih banyak antioksidan. Antioksidan memainkan peranan penting untuk mencegah kerusakan sel dan mengurangi risiko penyakit, termasuk kanker.

Dua jenis antioksidan yang paling banyak ditemukan dalam kacang ialah polifenol dan tokoperol yang melindungi tubuh dari serangan kanker. Fakta menariknya, antioksidan pada kacang ini sangat bisa diterima perut dan gampang diserap.

  1. Mendukung kesehatan jantung
    Kacang mengandung 90 persen lemak sehat. Jika dikonsumsi secara teratur, kacang bisa menurunkan kadar LDL alias kolesterol jahat dalam darah.

Kandungan antioksidan, fitosterol, dan asam lemak tak jenuh baik untuk mendukung kesehatan jantung. Selain itu, kandungan asam amino di dalamnya juga bisa mencegah pengerasan arteri dan penggumpalan darah.

  1. Bantu turunkan berat badan
    Tak ada salahnya memasukkan pistachio ke dalam sajian diet, apalagi untuk Anda yang ingin mengontrol berat badan.

Mengutip Medical News Today, studi pada 2012 menunjukkan, orang yang mengonsumsi pistachio sebanyak 53 gram selama lebih dari 12 pekan mengalami dua kali penurunan Indeks Massa Tubuh (BMI) dibanding mereka yang mengonsumsi pretzel. Padahal, mereka mengonsumsi keduanya dalam jumlah kalori yang sama.

  1. Mendukung kesehatan basil usus
    Pistachio termasuk kacang tinggi serat. Kebanyakan serat yang masuk ke tubuh tak dicerna sempurna. Namun, beberapa tipe serat dicerna oleh basil baik yang berperan sebagai prebiotik.
BACA JUGA:  Gak Perlu Ragu Berkonsultasi Pada Dokter Jika Mengalami 5 Hal Tak Biasa yang Terjadi Saat Menstruasi Ini

Bakteri ini memfermentasi serat dan mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek. Beberapa manfaat kesehatannya antara lain, mengurangi risiko gangguan pencernaan, kanker, dan penyakit jantung.

  1. Kontrol kadar gula darah
    Penderita diabetes bisa mengonsumsi pistachio tanpa merasa takut gula darah naik mendadak. Kacang mempunyai indeks glikemik yang rendah. Selain itu, kacang juga sanggup mengontrol tekanan darah.

Dalam studi mini yang dilakukan terhadap 10 orang, konsumsi pistachio bersama dengan masakan tinggi karbohidrat bisa menurunkan gula darah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.