Waktu Tidur Terbaik Agar Tubuh Tak Kelelahan

0
107

Di tengah padatnya aktivitas, tidur atau istirahat penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Istirahat menciptakan badan terjauh dari kelelahan sebagaimana yang diduga terjadi pada banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Pemilu 2019.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat, sebanyak 91 petugas yang membantu menyelenggarakan Pemilu meninggal dunia dan 374 lainnya jatuh sakit. Banyaknya petugas yang meninggal dunia dan sakit diduga akhir kelelahan bekerja tanpa henti. Beberapa di antaranya bahkan tak tidur selama beberapa hari.

Ahli gizi dan nutrisi, Profesor Saptawati Bardosono mengatakan, meski dituntut segudang aktivitas, badan tetap membutuhkan istirahat dan tidur.

Waktu tidur yang diharapkan oleh setiap orang tergantung pada usia. Orang remaja normalnya membutuhkan waktu tidur rata-rata delapan setiap hari.

“Saat banyak aktivitas, tetap harus dibatasi untuk mampu diistirahatkan selama delapan jam dalam 24 jam biar mampu memperoleh nutrisi dan menyehatkan organ tubuh,” kata Saptawati kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/4).

Saptawati menyebut, tidur diharapkan biar daya tahan badan tetap terjaga. Daya tahan badan yang berpengaruh menciptakan organ badan mampu bekerja secara optimal dan melawan bibit-bibit penyakit. Sebaliknya, sistem imun yang lemah menciptakan organ badan mudah terjangkit penyakit.

Daya tahan badan insan akan sangat bergantung pada fungsi organ badan vital mirip otak, jantung, paru-paru, ginjal, serta hati. Organ vital itu, kata Saptawati, membutuhkan waktu istirahat dan nutrisi untuk mampu melakukan fungsinya secara optimal.

BACA JUGA:  Gara-gara Headphone, Komedo Bisa Tumbuh di Dalam Telinga. Cegah dengan Baca 3 Penyebabnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.