Garam Makara Penyebab Darah Tinggi, Mitos atau Fakta?

0
96
Garam Tidak Boleh Dimasak 700x467
Garam Tidak Boleh Dimasak 700x467

GARAM yang juga dikenal sebagai natrium klorida yakni senyawa yang tersusun atas 40% natrium dan 60% klorida. Keduanya yakni elektrolit yang memegang peranan penting dalam kesehatan.

Elektrolit dalam garam yakni atom dengan muatan listrik yang berada dalam cairan tubuh. Pengaruhnya dalam kerja badan insan ada banyak. Natrium, misalnya, berperan dalam kontraksi otot, fungsi saraf, dan mengatur volume serta tekanan darah.

Kekurangan natrium lantaran berkeringat atau kehilangan cairan mampu menimbulkan kram otot. Sementara itu, klorida membantu menjaga keseimbangan cairan pada sel biar volume dan tekanan darah tetap stabil.

Jadi jikalau kedua mineral ini bantu-membantu penting, mengapa banyak yang bilang bahwa garam menimbulkan hipertensi alias tekanan darah tinggi?

Nah, sekira 95 persen orang hipertensi didiagnosis hipertensi primer, yaitu saat penyebab kondisi ini tidak diketahui. Sedangkan hipertensi sekunder yakni hipertensi yang disebabkan oleh penyakit lain dan masih mampu disembuhkan.

Pada hipertensi primer, ada banyak faktor yang disebut-sebut mampu meningkatkan risiko hipertensi, termasuk asupan garam. Ya, banyak yang bilang bahwa garam menimbulkan hipertensi. Padahal, kenyataannya tak sesimpel itu.

Pembuangan cairan sisa dalam badan oleh organ ginjal tergantung pada keseimbangan natrium dan kalium untuk mengikat air dan mengantarnya ke kandung kemih.

Kebanyakan asupan garam akan merusak keseimbangan natrium dan kalium, sehingga menyulitkan ginjal bekerja dengan baik. Yang lantas terjadi yakni retensi (penumpukan) cairan diikuti dengan naiknya tekanan darah.

Kebanyakan asupan garam juga menimbulkan tekanan yang melemahkan dinding arteri. Arteri yang sudah tertekan ini akan menebal dan jadi semakin sempit, sehingga tekanan darah pun makin naik. Pada akhirnya, arteri akan pecah atau tersumbat.

Organ badan yang terhubung pada arteri yang rusak tersebut lalu kekurangan oksigen. Kurang oksigen mampu sebabkan kerusakan organ. Bila ini terjadi pada arteri koroner yang menyuplai jantung, Anda mampu mengalami serangan jantung.

BACA JUGA:  Manfaat Unik Petroleum Jelly untuk Wanita

Meski penelitian telah menunjukan bahwa garam dapur yakni salah satu faktor utama pemicu hipertensi dari segi gaya hidup, risikonya berbeda-beda pada setiap orang. Para mahir menemukan bahwa beberapa orang mungkin baik-baik saja meski contoh makannya tinggi garam.

Namun, ada juga yang mengalami tekanan darah tinggi atau perut kembung jikalau kebanyakan garam. Kondisi yang disebut sensitif terhadap garam ini mampu dialami siapa pun, baik punya hipertensi atau tidak.

Sensitif terhadap garam yakni kondisi yang diwariskan dari keluarga. Orang dengan kondisi ini perlu memantau asupan garamnya secara cermat. Selain faktor keturunan, ada lagi hal-hal yang memilih bagaimana tekanan darah Anda bereaksi terhadap garam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.