5 Alasan Mengapa Wanita Lebih Praktis Depresi Daripada Pria

0
102
4786
4786

Stres mampu timbul sebab banyak hal. Mulai dari pekerjaan, peran pendidikan, pergaulan sosial, bahkan keluarga. Apabila dibiarkan, mampu berujung pada depresi yang mampu melemahkan kesehatan mental dan tubuh. Fakta lain yang terungkap dari stres adalah, perempuan lebih sering mengalami stres daripada pria. Studi juga memberikan kalau kaum hawa mengalami anxiety disorder atau impian untuk bunuh diri 3 kali lebih banyak daripada kaum adam. Mengapa hal ini mampu terjadi? Simak klarifikasi selengkapnya berikut ini.

  1. Perbedaan Hormon
    Perbedaan Hormon
    Dr. Paul J. Rosch, Chairman of the Board of The American Institute of Stress dalam tulisannya di Stress.org, menyampaikan kalau perempuan lebih sering mengalami perubahan level hormon yang terhubung dengan tanda-tanda depresi, mirip dikala haid, sesudah melahirkan, maupun menopause. Wanita juga cenderung mengalami hipotiroidisme yang berkaitan dengan depresi.
  2. Lebih Rentan Secara Genetika
    Lebih Rentan Secara Genetika
    Berdasarkan suatu studi perihal kembar identik dan fraternal, perempuan mempunyai kerentanan genetik yang lebih besar terhadap depresi daripada pria. Hal ini mengakibatkan perempuan lebih sering mengalami stres dan depresi.
  3. Cenderung Terlibat Hubungan Personal
    Cenderung Terlibat Hubungan Personal
    Wanita cenderung lebih sering terlibat dalam kekerabatan personal, mirip pekerjaan dan keluarga. Namun hal itu mengakibatkan mereka stres dikala berjalan kacau. Penelitian besar di Eropa memberikan adanya peningkatan depresi pada perempuan paruh baya sebab adanya tekanan dari lingkungannya. Selain itu, perempuan usia 25-40 cenderung mengalami depresi 3-4 kali lebih gampang daripada pria.
  4. Hidup Lebih Lama
    Hidup Lebih Lama
    Diketahui bahwa perempuan hidup lebih usang daripada pria. Sementara usia yang sangat bau tanah sering berafiliasi dengan rasa kehilangan dan kesepian, kesehatan fisik yang lemah, serta faktor lain yang mengarah pada depresi.
  5. Rentan Mengalami Sindrom SAD
    Rentan Mengalami Sindrom SAD
    Wanita 4 kali lebih sering mengalami Seasonal Affective Disorder (SAD) ketimbang pria, dan ini akan sering terjadi jikalau seseorang hidup di kawasan jauh dari garis Ekuator bumi. Contohnya terjadi di kota Tromso, Norwegia, yang berjarak 200 mil dari Lingkar Arktik. Saat menjalani trend hambar panjang, warga akan mengalami kelelahan dan penurunan konsentrasi yang mengarah pada depresi, terutama pada wanita.
BACA JUGA:  4 Manfaat Menakjubkan Minum Jus Lidah Buaya untuk Kesehatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.