Waspada, Ini yang Akan Dialami Tubuhmu Jika Terlalu Lama Duduk

0
134
0000003242
0000003242

Duduk terlalu usang bukanlah sebuah kebiasaan yang baik, alasannya yakni badan berada di posisi yang sama terus menerus. Tubuh kita bukan dibuat untuk berdiam diri melainkan harus bergerak melaksanakan aktivitas. Mengutip Huffingtonpost, badan insan mempunyai 360 sendi dan lebih dari 700 otot yang menggerakan tubuh. Di sisi lain, sistem syaraf dan pembuluh darah insan tergantung sepenuhnya pada gerakan. Kedua sistem tersebut akan maksimal jikalau banyak gerakan. Lantas, apa yang terjadi pada badan saat berada di posisi sama terus menerus mirip duduk berjam-jam? Simak penjelasannya berikut ini.

  1. Punggung dan Bahu

Bagian yang paling mencicipi imbas dari duduk terlalu usang yakni punggung dan bahu. Dua serpihan tersebut mengalami keausan pada cakram dan sendi. Rata-rata dari kita duduk dengan posisi malas membungkuk atau menyender lemas sehabis duduk lebih dari tiga menit. Posisi tersebut menciptakan ligamen dan otot punggung bekerja lebih keras. Bukan hanya itu, posisi kepala yang sedikit maju dan berkonsentrasi saat di depan komputer menciptakan otot leher dan pundak menegang.

  1. Kaki dan Pinggul
    Kaki dan Pinggul
    Menurut seorang dokter di apotek online MedExpress, Dr Clare Morrison, duduk terlalu usang menjadikan terjadinya atrofi otot di area kaki. Atrofi sendiri merupakan penyusutan jaringan otot. Bukan hanya itu, duduk terlalu usang juga mengakibatkan terjadinya dilema sendi pada pinggul. Di mana otot fleksor pinggul memendek terlalu usang alasannya yakni posisi duduk. Selain itu, muncul dilema sirkulasi darah yang jelek pada serpihan pergelangan kaki mirip varises.
  2. Sistem Jantung dan Kardiovaskular
    Sistem Jantung dan Kardiovaskular
    Bagi kau yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk duduk dalam sehari, kau mempunyai risiko penyakit jantung lebih tinggi. Sebuah penelitian pada 2010 mencoba mengungkapkan perbedaan orang remaja yang menghabiskan waktu kurang dari dua jam dalam sehari dan lebih dari empat jam untuk menonton TV. Hasilnya mengejutkan, sekitar 125 persen penyakit kardiovaskular muncul pada kelompok yang menghabiskan waktu lebih banyak duduk. Hal tersebut juga mengakibatkan risiko akhir hayat sebesar 46 persen.
BACA JUGA:  Nyeri Otot Setelah Olahraga dan Cara Meringankannya

Penelitian lain muncul dari University of Chester (2013) di mana disebutkan duduk bisa mengkremasi 21 persen lebih sedikit per menit dibandingkan berdiri. Lama waktu duduk ternyata juga besar lengan berkuasa pada penonaktifan enzim lipoprotein lipase. Enzim tersebut berfungsi sebagai pemecah lemak di pembuluh darah.

  1. Paru-Paru
    Paru-Paru
    Ketika berlama-lama duduk, paru-paru akan mengalami pengurangan jumlah oksigen yang masuk dalam tubuh. Kinerja paru-paru pun menjadi kurang maksimal.
  2. Otak
    Otak
    Duduk terlalu usang sanggup membatasi darah dan oksigen yang masuk ke otak. Hal tersebut berdampak pada menurunnya kadar hormon endorfin dalam tubuh. Hormon endorfin sendiri merupakan hormon pemicu rasa senang. Tak hanya itu, ia juga bisa memperlambat fungsi otak.

Duduk terlalu usang juga bisa memengaruhi konsentrasi. Daya fokusmu akan mengalami penurunan. Duduk terlalu usang sanggup mengakibatkan otak semakin lambat dalam bekerja. Penyebabnya alasannya yakni kadar oksigen yang masuk dalam paru mengalami penurunan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.