Bukan Cuma Narsis, Sering Memakai Kata ‘Aku’ Juga Bisa Menandakan Adanya Gangguan Psikologis Ini

0
36
Pexels Photo 216950 768x512
Pexels Photo 216950 768x512

Orang yang suka membicarakan dirinya sendiri dan mendominasi percakapan, sering di anggap sebagai orang yang narsis dan cari perhatian. Tanpa disadari, dalam berbicara mereka suka menyebutkan kata ‘Aku’ berulang kali. Nah, seberapa seringkah kau memakai kata ‘Aku’, girls? Tahu gak, jika hal ini mampu mencerminkan ada sesuatu yang salah dengan kondisi psikologismu?

Faktanya, memakai kata ‘Aku’ gak selalu menunjukan kau yaitu orang yang narsis. Kalau digali lebih dalam, pengulangan kata ini mampu menunjukan adanya gangguan psikologis berupa stress, depresi, dan gangguan kecemasan, lho. Hal ini dikemukakan pada jurnal Psikologi Sosial dan Kepribadian, yang dilakukan Universitas Arizona terhadap 4700 partisipan. Dari situ terungkap bahwa dalam sehari orang-orang mampu menyebutkan kata ‘Aku’ sebanyak 2000 kali. Jumlah yang tidak mengecewakan banyak bukan?

Penelitian itu juga mengungkapkan jika orang yang sering berbicara memakai kata aku, cenderung gampang memperlihatkan emosi negatif. Dibandingkan hal-hal positif, mereka lebih fokus terhadap pengalaman hidup yang negatif meskipun itu yaitu hal kecil sekalipun, girls. Oleh alasannya yaitu itulah, tanpa sadar berfokus pada diri sendiri dari sisi negatif ini, menciptakan seseorang secara tak sadar mengucapkan kata saya cukup intens ketika berbicara dengan orang lain ataupun dalam menulis.

Hal yang harus digaris bawahi, pengulangan kata ‘Aku’ ini menawarkan imbas negatif ketika kau berbicara dalam konteks personal. Hal ini tidak berlaku dalam konteks impersonal atau komunikasi yang dilakukan pada banyak orang, mirip kampanye. Meskipun demikian, sering menyebutkan kata saya tidak mampu dijadikan satu-satunya indikator gangguan psikologis. Dibutuhkan investigasi lebih mendalam dan pertimbangan aspek-aspek psikologis lainnya untuk menerima kepastiannya.

Well, ketika kau mengalami emosi-emosi negatif, bagaimanakah caramu mengubah perasaanmu jadi lebih baik? Tuliskan pendapatmu ini di kolom komentar ya, girls.

BACA JUGA:  Sering Bersin Tapi Bingung Itu Pilek atau Flu? Biar Gak Salah, Kenali 5 Tandanya Yuk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.