Waspada, Balita di Kota Besar Lebih Rentan Terkena Polusi pada Pagi Hari

0
70
Dokter Memeriksa Rontgent Paru Anak Yang Dicurigai Pneumonia 161126180635 285
Dokter Memeriksa Rontgent Paru Anak Yang Dicurigai Pneumonia 161126180635 285

Penelitian menujukkan, bayi dan bawah umur usia prasekolah, 47 persen lebih mungkin terpapar polutan di pagi hari ketimbang pada sore hari.

Para orangtua sangat penting memerhatikan anak-anaknya ketika berjalan atau melintasi jalan raya dengan mobilitas kendaraan yang tinggi.

Sebuah laporan Organisasi Kesehatan Dunia baru-baru ini menemukan 570.000 anak di bawah usia lima tahun meninggal setiap tahun akhir bisul pernafasan, mirip pneumonia, yang disebabkan polusi udara dalam ruangan dan luar ruangan, maupun asap rokok.

Para peneliti di University of Surrey juga menemukan, bawah umur usia prasekolah terkena polusi paling tinggi ketika bangun di halte bus, di sekitar lampu kemudian lintas, persimpangan jalan, serta di sisi jalan ketika mereka ingin menyeberang jalan.

Sehingga, mengajarkan anak untuk memakai masker semenjak dini selama perjalanan ke sekolah mampu menjadi solusi.

Bagi orangtua yang kerap membawa bayi mereka ke kawasan padat kendaraan, peneliti menyarankan memakai kereta dorong bayi dengan epilog untuk mengurangi paparan polusi udara.

Dr Prashant Kumar, peneliti utama studi mengatakan, “Penelitian sebelumnya telah memperlihatkan bahwa bawah umur jauh lebih rentan terhadap polusi ketimbang orang dewasa, lantaran sistem tubuh dan perkembangan mereka yang belum matang, termasuk berat tubuh yang masih rendah.”

Temuan ini menawarkan wawasan gres bagi keluarga yang berjalan kaki atau naik kendaraan umum ke dan dari sekolah bersama anak-anak.

Pada dasarnya, Kumar menambahkan, bawah umur juga mampu berisiko menghirup beberapa jenis kimia jahat dan berbahaya mirip zat besi, aluminium sampai silika, yang mampu memengaruhi kekebalan tubuh sampai kecerdasan.

Salah satu cara paling sederhana untuk mengatasi hal ini yaitu dengan memakai masker atau epilog di kereta dorong bayi, terutama pada tempat rawan polusi mirip persimpangan kemudian lintas.

BACA JUGA:  Peringati Pekan ASI, Ketahui 6 Penyebab ASI Berkurang dan Berhenti Keluar!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.