Mengapa Penderita Stroke dan Penyakit Jantung di Indonesia Cenderung meningkat?

0
257
Fungsi Pembuluh Darah Arteri Dan Vena
Fungsi Pembuluh Darah Arteri Dan Vena

Sudah menjadi diam-diam umum jikalau penyakit jantung dan stroke ialah pembunuh nomor satu di dunia, termasuk di Indonesia. Jika pada jaman dahulu kedua penyakit ini cenderung identik dengan penyakit yang menyerang kalangan menengah ke atas, sekarang masyarakat dari kalangan bawah juga mempunyai resiko terkena penyakit ini cukup tinggi. Yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa belakangan penderita penyakit jantung atau stroke cenderung meningkat? Kementerian Kesehatan Indonesia ternyata menerima beberapa faktor mirip sebagai berikut.

Tanpa kita sadari, gaya hidup masyarakat Indonesia pada umumnya mengalami perubahan, yang sayangnya justru cenderung mengarah ke lebih buruk. Banyak kearifan lokal yan mulai ditinggalkan dan sekarang kita justru mengadopsi gaya hidup yang sangat tidak sehat. Sebagai contoh, sekarang masyarakat cenderung tidak banyak mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran yang dikenal luas sangat baik bagi kesehatan tubuh. Padahal, kita tinggal di negara yang kaya akan produksi sayuran dan buah-buahan. Meskipun harga dari kedua materi masakan ini masih cenderung terjangkau, banyak orang yang merasa buah dan sayuran masih kalah nikmat dengan masakan lain yang cenderung berlemak atau bergula tinggi. Tercatat, 93,5 persen masyarakat Indonesia dengan usia lebih dari 10 tahun sudah semakin jarang mengkonsumsi buah dan sayuran, dan hal ini meningkatkan resiko terkena sakit jantung dan stroke.

Kini banyak masyarakat, khususnya para usia remaja yang sudah mengenal rokok dan minuman alkohol. Selain sebab iklan yang cukup masif dan mengena banyak sekali kalangan masyarakat, rokok dan minuman beralkohol sekarang dianggap sebagai hal yang keren sehingga semakin banyak peminatnya. Sepertiga penduduk berusia remaja atau cowok menjelang akil balig cukup akal Indonesia sekarang telah banyak yang kecanduan rokok dan minuman beralkohol, satu faktor yang ikut menaikkan penderita jantung dan stroke.

BACA JUGA:  10 Penyebab Stroke yang Harus Dihindari

Faktor terakhir yan menjadikan penderita penyakit jantung dan stroke meningkat ialah 26,1 persen masyarakat ternyata jarang berolahraga sehingga tumpukan lemak dan kolesterol semakin banyak dan berpotensi menjadikan penyakit jantung dan stroke.

Pakar kesehatan pun sekarang semakin gencar mengkampanyekan gaya hidup sehat untuk dilakukan bagi masyarakat. Selain rutin melaksanakan olahraga, perhatian lebih baik pada konsumsi masakan dan minuman, sekaligus menghentikan gaya hidup jelek merokok dan menenggak alkohol diyakini akan dengan signifikan menurunkan resiko terkena penyakit jantung atau stroke.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.