6 Manfaat Tempe bagi Kesehatan, Bisa untuk Diet?

0
101
Tempe Doktersehat
Tempe Doktersehat

Siapa sih yang tidak kenal tempe? Tempe ialah salah satu kuliner khas Indonesia yang juga sudah populer ke luar negeri, salah satunya ialah di Jepang. Selain rasa yang lezat, manfaat tempe bagi kesehatan juga menciptakan tempe menjadi kuliner yang sangat digemari. Tempe juga mempunyai harga yang terjangkau dan bisa diolah menjadi aneka macam jenis sajian yang menggugah selera.

Tempe umumnya terbuat dari kedelai yang lalu difermentasikan. Tetapi ada juga beberapa jenis tempe yang bahannya berasal dari jenis kacang-kacangan lain. Makanan yang satu ini mempunyai banyak sekali kandungan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Kandungan apa saja yang ada di dalam tempe? Apa saja manfaat tempe yang sering disebut sebagai superfood ini? Simak jawabannya di bawah ini.

Kandungan Tempe
Tempe mengandung sangat banyak nutrisi yang diperlukan tubuh. Bahkan bisa dikatakan bahwa kandungan nutrisi dalam tempe mengalahkan kandungan nutrisi dalam daging sapi. Kandungan protein dalam tempe lebih tinggi daripada daging. Di sisi lain, kandungan lemaknya justru jauh lebih rendah. Tempe juga mengandung kalsium dan fosfor yang jumlahnya jauh lebih tinggi daripada daging.

Beberapa kandungan dalam tempe bahkan tidak terdapat dalam daging mirip karbohidrat, serat, riboflavin, niacin, asam pantotenat, piroksidin, dan biotin. Kandungan besi, thiamin, vitamin B12, dan retinol dalam tempe meskipun sedikit juga lebih tinggi daripada daging. Selain itu, tempe juga mengandung zat antoksidan berjulukan isoflavon yang sangat baik untuk tubuh.

Manfaat Tempe
Tempe banyak digemari bukan hanya alasannya ialah rasanya enak dan harganya murah, tetapi alasannya ialah juga kaya akan nutrisi. Kandungan aneka macam nutrisi dalam tempe mengakibatkan tempe dipercaya mempunyai aneka macam manfaat untuk tubuh. Berikut ialah beberapa manfaat tempe untuk kesehatan yang bisa Anda rasakan:

  1. Sumber protein
    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa kandungan protein dalam tempe lebih tinggi daripada daging. Maka dari itu, tempe sering kali dijadikan sumber protein pengganti daging. Banyak para vegetarian atau vegan yang menentukan tempe sebagai sajian pengganti daging untuk menenuhi kebutuhan proteinnya.

Setiap 100 gr tempe mengandung kurang lebih 20 gr protein. Jumlah ini sanggup memenuhi kebutuhan protein harian mencapai 34% bagi orang dewasa. Fungsi dari protein sendiri selain untuk menjaga jaringan otot ialah untuk menghasilkan enzim proteolitik yang bisa memecah rantai protein sehingga sanggup diserap oleh tubuh.

  1. Antioksidan penangkal radikal bebas
    Manfaat tempe yang kedua ialah sebagai antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas. Paparan radikal bebas ke badan kita bisa mengakibatkan aneka macam gangguan pada tubuh, bahkan sampai menyababkan kanker.

Kandungan isoflavon dan juga nutrisi lainnya dalam tempe menciptakan tempe ampuh menjadi antioksidan bagi tubuh. Peran tempe sebagai antioksidan terbukti lebih ampuh kalau dibandingkan dengan kedelai rebus biasa.

  1. Sumber kalsium
    Manfaat tempe selanjutnya ialah sebagai sumber kalsium. Jika berbicara ihwal sumber kalsium, umumnya kita akan teringat pada susu. Faktanya, tempe juga bisa dijadikan sumber kalsium yang tidak jauh berbeda dengan susu.

Setiap penyajian 100 gr susu mengandung 125 mg kalsium, sedangkan setiap 100 gr tempe mempunyai kandungan mencapai 155 mg kalsium. Makara bisa dikatakan bahwa tempe sangat mungkin menjadi sumber kalsium yang tidak kalah dengan susu.

  1. Menu diet
    Manfaat tempe selanjutnya ialah bisa dijadikan sebagai salah satu sajian diet. Salah satu sajian terbaik untuk diet ialah kuliner dengan kandungan tinggi protein, tinggi serat, dan rendah lemak. Kandungan protein dan serat dalam tempe membuatnya sangat baik untuk menjadi sajian diet.
BACA JUGA:  Tinggalkan Pola Makan Berbahaya, Ini 5 Jenis Diet Sehat Yang Ampuh Turunkan Bobot Tubuh

Tempe juga merupakan kuliner yang gampang diserap oleh tubuh. Kandungan vitamin B kompleks dalam tempe juga sangat baik untuk memenuhi asupan nutrisi Anda dikala sedang diet.

  1. Memenuhi kebutuhan vitamin B12
    Manfaat tempe yang kelima ialah untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12, terutama bagi para vegan. Vitamin B12 mempunyai banyak sekali manfaat untuk badan mulai dari menghasilkan sel darah merah, membantu proses sintesis DNA, mengaktifkan asam folat, sampai menjaga kesehatan sisten saraf dan menjaga fungsi otak.

Umumnya vitamin B12 banyak terkandung dalam daging, ayam, ikan, dan susu. Tempe merupakan satu-satunya sumber vitamin B12 yang berasal dari nabati, sehingga sangat cocok untuk menggatikan sumber vitamin B12 lain yang tidak dikonsumsi oleh vegan.

  1. Aman untuk diabetes
    Manfaat tempe selanjutnya ialah kondusif dikonsumsi untuk penderita diabetes. Memilih sajian kuliner untuk penderita diabetes bukanlah hal yang mudah. Setiap sajian harus diadaptasi untuk mecegah naiknya kadar gula darah.

Tempe terutama yang terbuat dari kedelai, mengandung isoflavon dan serat yang bisa mengontrol kestabilan gula darah dan memperbaiki resistensi insulin. Selain baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes tipe II, tempe juga bisa membantu menurunkan risiko diabetes. Selain tempe, sajian kacang-kacangan lainnya juga sangat direkomendasikan untuk penderita diabetes.

Bahaya Tempe
Manfaat tempe memang sangat banyak untuk kesehatan, tetapi bukan berarti tempe tidak mempunyai ancaman sama sekali. Kosumsi tempe secara berlebihan ternyata juga bisa menawarkan imbas negatif pada kesehatan. Tempe yang terbuat dari kacang kedelai mempunyai kandungan phytoestrogen yang besar lengan berkuasa pada kerja hormon estrogen pada wanita. Pada perempuan yang berisiko kanker, adanya phytoestrogen bisa menjadi pemicu kanker.

Tempe juga menjadi kuliner yang dihentikan dikonsumsi dalam jumlah berlebihan oleh penderita asam urat. Penderita asam urat biasanya disarankan untuk mengindari kuliner dengan kandungan zat purin tinggi. Pada sadarnya tempe mengandung zat purin rendah, jadi masih boleh dikonsumsi namun tidak disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Selain itu, imbas tempe pada penderita asam urat mungkin berbeda-beda bergantung pada parahnya asam urat yang diderita.

Cara Mengolah Tempe yang Baik
Selain tidak disarankan untuk dikonsumsi setiap hari, pengolahan tempe juga harus Anda perhatikan. Jika mengolah tempe sembarangan, tentunya manfaat tempe juga bisa hilang. Menggoreng tempe diduga akan mengilangkan hampir dari setengah kandungan isoflavon di dalamnya.

Hindari sebisa mungkin konsumsi gorengan tempe yang ada di pasaran dan pilihlah untuk mengolah tempe sendiri di rumah. Jika ingin mengolah tempe dengan cara di goreng, pilihlah jenis minyak dengan kandungan lemak jenuh yang rendah. Lebih baik lagi kalau Anda mengolah tempe dengan cara direbus atau sajian lainnya yang tidak melibatkan minyak sama sekali.

Keberadan tempe sebagai salah satu kuliner khas Indonesia memang patut untuk disyukuri. Rasa lezat, harga murah, dan juga nutrisi tinggi bisa kita dapatkan semua jadi satu kuliner saja. Tidak heran kalau tempe menerima julukan superfood alasannya ialah keistimewaannya ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.