Obat Pengencer Darah yang Perlu Anda Ketahui

0
11
Obat Pengencer Darah Yang Perlu Anda Ketahui Alodokter
Obat Pengencer Darah Yang Perlu Anda Ketahui Alodokter

Pengencer darah merupakan obat-obatan yang dipakai untuk mengencerkan darah dan mencegah terjadinya penggumpalan darah. Penggumpalan darah sendiri mampu memicu bermacam-macam penyakit serius menyerupai serangan jantung dan stroke.

Obat pengencer darah sangat diharapkan oleh orang dengan kondisi medis tertentu menyerupai penyakit jantung, penyakit pembuluh darah, gangguan irama jantung menyerupai fibrilasi atrium, penggantian katup jantung, kelainan jantung bawaan (kongenital), deep vein thrombosis, emboli paru, darah kental, dan orang yang berisiko mengalami penggumpalan darah pascaoperasi.

Tak hanya berupa obat, pengencer darah juga mampu Anda temukan dengan gampang pada beberapa jenis sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, atau pun herbal.

Obat Pengencer Darah yang Perlu Anda Ketahui

Ketika ada luka, sel darah akan menciptakan suatu proses untuk menghentikan perdarahan. Itu merupakan proses normal yang dimiliki badan untuk membekukan darah. Namun, proses tersebut mampu menjadi duduk perkara ketika bekuan darah menjadi menggumpal alasannya yaitu sel darah membeku berlebihan atau membeku di kawasan yang salah. Keadaan ini mampu menghalangi fatwa darah ke organ, sehingga dibutuhkan obat pengencer darah untuk keadaan-keadaan yang telah disebutkan di atas supaya tidak terjadi penggumpalan darah.

Ada dua tipe obat pengencer darah, yaitu:

Antiplatelet
Obat jenis ini mencegah trombosit (platelet) untuk saling melekat di pembuluh darah. Adapun acuan antiplatelet mencakup aspirin, clopidogrel, ticagrelor, triflusal, dan ticlopidine.
Antikoagulan
Obat antikoagulan bekerja dengan menghambat kerja dari faktor-faktor pembekuan darah yang dimiliki tubuh, sehingga memperlambat proses pembentukan bekuan darah di badan Anda. Adapun obat antikoagulan mencakup warfarin, heparin, enoxaparin, fondaparinux, rivaroxaban, dabigatran, dan apixaban.
Aturan Pakai dan Efek Samping Obat Pengencer Darah

Pastikan untuk mengikuti proposal dokter dalam mengonsumsi obat-obatan pengencer darah. Pasalnya, obat pengencer darah mampu berinteraksi dengan makanan, vitamin, dan obat-obatan tertentu. Beri tahu dokter Anda wacana semua obat dan pelengkap yang sedang Anda konsumsi. Anda juga perlu melaksanakan tes darah rutin untuk menyelidiki seberapa baik darah Anda membeku dan menyelidiki efektivitas obat tersebut. Penting bagi Anda untuk memastikan bahwa dosisnya cukup untuk mencegah penggumpalan darah tanpa menyebabkan imbas samping.

Adapun imbas samping yang mampu ditimbulkan obat pengencer darah adalah:

Perdarahan merupakan reaksi paling umum, mampu berupa perdarahan dikala mentsruasi bertambah, mimisan, gusi berdarah, urine atau tinja bercampur darah serta berwarna merah atau hitam, maupun luka yang terus berdarah.
Nyeri perut.
Pusing.
Kelemahan otot.
Rambut rontok.
Ruam merah,
Untuk mengurangi risiko pendarahan, biasanya dokter akan membatasi kegiatan yang gampang terjadi benturan menyerupai olahraga sepakbola. Namun Anda masih mampu melaksanakan olahraga yang kondusif menyerupai berjalan kaki, jogging, atau pun berenang. Anda juga perlu ekstra berhati-hati ketika memakai benda-benda tajam menyerupai pisau, gunting, atau benda tajam lainnya. Pengencer darah juga meningkatkan risiko terjadinya perdarahan organ dalam sesudah cedera, contohnya balasan terbentur di kepala atau jatuh. Oleh alasannya yaitu itu, Anda disarankan segera ke dokter ketika mengalami cedera walaupun tidak menyebabkan perdarahan yang terlihat oleh mata.

BACA JUGA:  Memahami Penyebab dan Gejala Peningkatan Tekanan Intrakranial

Pengencer Darah Alami yang Bisa Anda Temukan Di Rumah

Selain obat-obatan medis, ada juga beberapa pengencer darah yang alami, antara lain:

Kunyit. Kandungan kurkumin yang terdapat pada kunyit bekerja untuk mencegah trombosit menggumpal.
Jahe. Kandungan salisilat yang terdapat pada jahe menyerupai dengan aspirin yang mampu membantu mencegah stroke. Makanan yang mengandung salisilat menyerupai alpukat, buah beri, cabai, dan ceri, juga mampu membantu mencegah pembekuan darah.
Kayu manis. Kandungan kumarin yang terdapat pada kayu anggun berperan sebagai antikoagulan yang kuat, serta mampu menurunkan tekanan darah dan meredakan peradangan pada arthritis atau kondisi peradangan lainnya.
Vitamin E. Makanan sumber vitamin E juga disebut-sebut sebagai antikoagulan ringan yang mampu membantu mencegah pembekuan darah.
Makanan lainnya. Beberapa masakan ini dipercaya mampu mengencerkan darah, menyerupai Bawang putih, tomat, buah anggur, nanas, delima, dan buah beri, kacang kenari, almon, dan kacang mede. Dan ikan tenggiri, tuna, dan salmon.
Namun perlu Anda perhatikan pula, masih diharapkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan pengencer darah alami di atas sama efektifnya dengan obat-obatan medis. Selain pengencer darah, bagi Anda penderita penyakit jantung dan pembuluh darah, biasanya dokter akan menyarankan untuk menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi buah dan sayuran segar, gandum, minyak sehat, produk susu rendah atau tanpa lemak, dan protein. Yang terpenting, Anda tetap dianjurkan berkonsultasi dan memeriksakan diri secara rutin ke dokter untuk menerima penanganan yang sempurna sesuai kondisi Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.