Praktis Sekali Menjauhkan Diri dari Lemak Jenuh

0
12
Mudah Sekali Menjauhi Diri Dari Lemak Jenuh Alodokter
Mudah Sekali Menjauhi Diri Dari Lemak Jenuh Alodokter

Pada dasarnya lemak berperan mendukung jalannya fungsi tubuh. Namun ada jenis lemak yang baik dan yang jahat. Idealnya ialah terus mengonsumsi lemak baik dan menghindari lemak yang jahat. Lemak yang berpotensi jelek bagi kesehatan tubuh ialah yang banyak mengandung lemak jenuh dan lemak trans.

Tubuh kita memproduksi lemak dari kelebihan kalori yang masuk ke tubuh. Ada pula lemak yang kita makan dan berfungsi untuk sumber energi tubuh, yaitu lemak kuliner (dietary fat). Lemak kuliner mampu berasal dari binatang maupun tanaman (minyak nabati). Selain sebagai sumber energi, fungsi lemak lainnya ialah membantu perembesan beberapa jenis vitamin dan mineral yang masuk ke dalam tubuh. Namun, terdapat sisi jelek lemak, yaitu mengandung kalori tinggi yang mampu menambah berat tubuh dengan cepat jikalau dikonsumsi secara berlebihan.

Apa itu Lemak Jenuh?
Lemak terbentuk dari dua jenis molekul, yaitu asam lemak dan gliserol. Jenis dan kadar asam lemak inilah yang menentukan efek lemak terhadap tubuh Anda. Lemak jenuh merupakan jenis lemak yang umumnya berasal dari hewan, mirip daging unggas, daging merah, dan produk susu yang kaya lemak. Lemak jenuh jikalau dikonsumsi berlebihan mampu meningkatkan risiko gangguan kesehatan, mirip meningkatnya peradangan, terbentuknya plak di dalam pembuluh darah, dan resistensi insulin. Lemak jenuh berlebih ini berkaitan akrab dengan risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2. Hal ini terjadi sebab adanya peningkatan kadar kolesterol ‘jahat’ (LDL) dalam darah.

Sedangkan lemak dari tanaman umumnya ialah lemak tak jenuh, meski beberapa di antaranya juga mengandung lemak jenuh, contohnya minyak sawit. Lemak tak jenuh disebut sebagai lemak baik sebab jenis lemak ini ialah lemak yang mampu meningkatkan kadar lemak sehat (HDL) di dalam darah, dan mengurangi kadar lemak tak baik, mirip kolesterol dan trigliserida. Penelitian menawarkan bahwa kadar HDL yang tinggi di dalam darah mampu mengurangi risiko terkena penyakit jantung, dan kerusakan sel berlebih balasan peradangan.

Panduan Menghindari Lemak Jenuh
Bagaimana cara biar kita mampu terbiasa mengonsumsi lebih sedikit lemak jenuh dan lebih banyak lemak tak jenuh? Berikut ialah beberapa panduan yang mampu Anda gunakan.

BACA JUGA:  Ini 5 Gejala Awal Kanker Paru-Paru Yang Harus Diwaspadai, Non Perokok Juga Beresiko

Pada umumnya, laki-laki disarankan tidak mengonsumsi lebih dari 30 gram lemak jenuh tiap hari. Sementara batas maksimal untuk perempuan ialah 20 gram. Dengan panduan ini, Anda mampu menilik dan menentukan kuliner dengan membaca label nutrisi pada kemasan.
Saat akan membeli daging, mintalah cuilan daging dengan lebih sedikit lemak. Buang kulit daging sebelum diolah dan singkirkan lemak yang masih terlihat.
Pilih produk olahan susu dengan kandungan lemak yang rendah, mirip yogurt atau susu rendah lemak, dengan lemak 1 persen.
Saat memasak, takar minyak dengan sendok makan sebelum dituang ke wajan penggorengan untuk mengontrol seberapa banyak yang akan digunakan.
Ubah cara memasak dari menggoreng menjadi memanggang, merebus, atau mengukus.
Tambahkan buah, sayur, dan kacang-kacangan pada sajian Anda, serta kurangi konsumsi daging berlemak.
Secara spesifik, Anda mampu memakai tips berikut sebagai panduan untuk memperbarui pilihan kuliner Anda menjadi lebih sehat.

Santapan prasmanan: pilih yang tidak bersantan untuk menghindari lemak jenuh. Utamakan pilihan hidangan sayur, ikan, dan daging ayam dibandingkan daging merah.
Piza: pilih piza dengan topping yang lebih sehat, mirip ikan, udang, dan sayuran, dibandingkan keju dan daging merah.
Spageti: gunakan daging cincang rendah lemak sebagai paduannya.
Kentang goreng: potong dalam versi lebih besar dan gunakan minyak zaitun untuk menggorengnya.
Telur: daripada digoreng, lebih baik direbus.
Pasta: saus keju atau krim mempunyai kandungan lemak jenuh yang lebih tinggi dibandingkan saus tomat.
Yoghurt: pilih yang rendah lemak dan rendah kadar gula.
Kopi: pilih kemasan regular, bukan yang mengandung susu dan bervolume besar.
Makanan ringan: daripada cokelat, donat, atau biskuit, lebih baik pilih buah-buahan, kacang-kacangan, dan yoghurt.
Pada intinya, untuk menjauh dari lemak jenuh, cobalah untuk selalu menentukan kuliner yang tidak diproses dan lebih utuh mirip sayur, buah, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, keju, dan daging rendah lemak. Selain itu, hal yang perlu diingat ialah penyakit tidak hanya tiba dari acuan makan, tetapi juga dari kebiasaan sehari-hari, termasuk cara menangani stres, intensitas olahraga, dan jam tidur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.