Demam Akibat Virus Japanese Encephalitis Serta Cara Mencegahnya

0
155
Demam
Demam

Virus Japanese encephalitis (JE) merupakan penyebab encephalitis di daerah Asia dan Pasifik Barat. Risiko JE makin tinggi di Indonesia lantaran negara ini yaitu negara agraris. Penyebaran virus JE melibatkan nyamuk dan binatang vertebrata, terutama babi dan burung. Manusia bisa terinfeksi virus JE dikala digigit nyamuk. Biasanya virus JE berkembang di daerah persawahan, daearah yang banjir, atau ada peternakan babi

Kebanyakan infeksi mengakibatkan tanda-tanda ringan. Tapi sebagian kecil orang yang terinfeksi virus JE mengalami peradangan pada otak (encephalitis), dengan tanda-tanda berupa sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, koma, serta tremor. Sekitar 1 dari 4 masalah berakibat fatal. Tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit JE. Langkah penanganan JE berupa proteksi diri dari gigitan nyamuk serta vaksinasi.

Dimana Japanese encephalitis biasa terjadi?
JE terjadi di daerah Asia. Penyakit ini pertama kali ditemukan d Jepang tahun 1871. Itulah kenapa nama penyakit ini mengandung kata Jepang. Japanese encephalitis biasanya terjadi di daerah pertanian, dengan banyaknya area persawahan. Di Indonesia, penularan JE bisa terjadi sepanjang tahun dan memuncak pada ekspresi dominan hujan.

Pencegahan penyakit Japanese encephalitis
Infeksi virus pada otak insan bisa disebabkan oleh virus JE. Semua orang yang bepergian ke area wabah JE perlu mengambil langkah pencegahan dari gigitan nyamuk untuk menurunkan risiko JE. Vaksin JE bisa menurunkan risiko infeksi pada orang yang bepergian dan berisiko tinggi terserang penyakit lantaran musim, lokasi, durasi, dan aktivitas.

Hindari gigitan nyamuk
Gunakan obat anti serangga. Ketika berada di luar ruangan gunakan anti nyamuk atau minyak kayu putih. Berada di luar ruangan dalam waktu singkat tetap berisiko terkena gigitan nyamuk.

Kenakan pakaian yang sempurna untuk mengurangi gigitan nyamuk. Bila memungkinkan, kenakan baju lengan panjang, celana panjang, dan kaos kaki dikala berada di luar ruangan. Nyamuk tetap bisa menggigit Anda dikala mengenakan pakaian yang tipis, jadi gunakan anti nyamuk pada baju untuk proteksi ekstra. Jangan gunakan anti nyamuk yang mengandung permethrin pribadi pada kulit.

Kurangi paparan nyamuk selama jam puncak gigitan. Nyamuk yang membuatkan virus JE biasanya berada di luar ruangan selama jam-jam sejuk pada pagi dan sore hari. Kurangi acara luar ruangan di waktu ini. Tetap berada di ruangan ber-AC atau gunakan kelambu.

Vaksinasi untuk virus JE
Vaksin JE dianjurkan untuk orang yang bepergian dan berencana 1 bulan atau lebih berada di area endemik selama ekspresi dominan penularan virus JE. Vaksin juga direkomendasikan bagi orang yang melaksanakan perjalanan untuk jangka waktu usang atau ekspatriat yang akan tinggal di area perkotaan tapi kemungkinan mengunjungi area pertanian selama periode penularan virus JE.

Vaksin juga perlu di berikan kepada:

Orang yang melaksanakan perjalanan kurang dari 1 bulan ke area endemik selama ekspresi dominan penularan, kalau mereka berencana ke luar area perkotaan dan acara yang dilakukan meningkatkan paparan terhadap virus JE, mirip menghabiskan waktu di luar ruangan di area pertanian terutama selama sore atau malam hari, berkemah, hiking, bersepeda, mancing, berburu, serta tinggal di area ini tanpa AC atau kelambu.

Orang yang bepergian ke daerah wabah JE.

Bepergian ke area endemik tanpa kepastian tujuan, aktivitas, atau durasi.

Vaksin JE mulai dipakai di tahun 2009 dan diberikan pada orang usia lebih dari 17 tahun, dan pada bulan Mei 2013 vaksin ini diberikan pada anak usia 2 bulan hingga 16 tahun.

Vaksin diberikan sebanyak dua kali, dengan jarak 28 hari. Dosis terakhir diberikan setidaknya 1 ahad sebelum bepergian. Untuk orang usia 17 tahun atau lebih, takaran pemanis bisa diberikan kalau sebelumnya mereka mendapatkan dua vaksin utama satu tahun atau lebih dan ada risiko infeksi virus JE atau mereka berpotensi terpapar.

Gejala dan penanganan penyakit Japanese encephalitis
Kurang dari 1 persen orang yang terinfeksi virus Japanese encephalitis mengalami penyakit klinis. Pada orang yang mengalami penyakit, masa inkubasi (waktu mulai terjadi infeksi hingga penyakit muncul) biasanya 5 hingga 15 hari. Gejala awal berupa demam, sakit kepala, dan muntah.

Perubahan kondisi mental, lemah, dan gangguan bergerak bisa terjadi dalam beberapa hari berikutnya. Seizure biasanya terjadi pada anak.

Tidak ada penanganan spesifik untuk pasien yang mengidap JE, tapi diperlukan perawatan di rumah sakit serta observasi seksama. Penanganan nantinya dilakukan menurut tanda-tanda yang muncul. Istirahat, cairan, dan penggunaan pereda sakit serta obat untuk menurunkan demam bisa meredakan beberapa gejala.

Di antara pasien yang terkena Japanese encephalitis, 20 hingga 30 persen mengalami kematian. Meski beberapa tanda-tanda membaik sehabis penyakit akut, 30 hingga 50 persen terus mengalami tanda-tanda neurologis dan kognitif.

Menurunkan risiko terkena gigitan nyamuk yang terinfeksi virus JE
Butuh 5 hingga 15 hari sehabis gigitan nyamuk yang terinfeksi untuk menjadikan gejala. Berikut beberapa cara untuk menurunkan kemungkinan terinfeksi:

Gunakan anti nyamuk atau kenakan celana dan baju lengan panjang

Tidur di ruangan ber-AC atau gunakan kelambu

Tersedia vaksin untuk virus JE. Bicara pada dokter perihal apakah Anda maupun buah hati perlu mendapatkan vaksin ini.

Siapa saja yang perlu mendapatkan vaksin Japanese encephalitis?
Vaksin JE dianjurkan untuk orang yang melaksanakan perjalanan atau berencana menghabiskan waktu setidaknya 1 bulan di area wabah selama ekspresi dominan penularan virus JE. Vaksin juga diberikan kepada:

Orang yang melakuan perjalanan jangka pendek (kurang dari 1 bulan) ke area endemik selama ekspresi dominan penularan kalau berencana melaksanakan perjalanan ke luar area perkotaan dan aktivitasnya meningkatkan risiko terpapar. Aktivitas yang tinggi risiko mirip melaksanakan kegiatan di luar ruangan mirip berkemah, hiking, bersepeda, mancing, berburu, bertani, dan tinggal menginap tanpa pendingin udara atau kelambu.

Orang yang bepergian ke area wabah penyakit JE.

Orang yang bepergian ke area endemik yang tidak yakin tujuan spesifik, aktivitas, atau durasinya.

Orang yang dilarang mendapatkan vaksin JE
Beberapa orang dilarang mendapatkan vaksin JE, antara lain:

Orang yang pernah mengalami alergi parah terhadap takaran vaksin JE yang mengancam keselamatan, dilarang mendapatkan takaran berikutnya.

Orang yang mengalami alergi terhadap komponen yang ada di vaksin JE dilarang mendapatkan vaksin.

Beritahu dokter kalau anak Anda mempunyai alergi.

Wanita hamil dilarang mendapatkan vaksin JE.

Bila Anda akan bepergian kurang dari 30 hari, terutama kalau tinggal di area perkotaan, kemungkinan Anda tidak membutuhkan vaksin.

Risiko reaksi vaksin
Vaksin mirip obat lain, mempunyai kemungkinan imbas samping. Bila imbas samping terjadi, biasanya sifatnya ringan dan hilang dengan sendirinya.

Reaksi ringan berupa:

Rasa sakit, kemerahan, atau bisul di area suntikan
Demam (biasanya pada anak kecil)
Sakit kepala dan nyeri otot (biasanya pada orang dewasa).

Reaksi berat terhadap vaksin JE sangat jarang ditemukan. Beberapa problem bisa terjadi sehabis derma vaksin, termasuk vaksin JE:

BACA JUGA:  Waspada! Bayi usia 5 hari meninggal balasan terinfeksi basil Streptococcus grup B

Duduk atau berbaring selama 15 menit bisa membantu mencegah pingsan serta cedera akhir terjatuh. Beritahu dokter kalau Anda merasa pusing, pendengaran berdengung, atau gangguan penglihatan.

Rasa sakit pada pundak dan penurunan gerakan di lengan tempat suntikan diberikan bisa terjadi sehabis vaksinasi, tapi sangat jarang.

Reaksi alergi berat akhir vaksin sangat jarang, diperkirakan kurang dari 1 dari 1 juta dosis. Bila terjadi, biasanya dalam beberapa menit hingga jam sehabis vaksinasi.

Periksa tanda-tanda yang menciptakan Anda cemas, mirip tanda reaksi alergi yang parah, demam sangat tinggi, atau perubahan perilaku. Tanda reaksi alergi berat bisa berupa ruam serta bisul pada wajah dan tenggorokan, sulit bernafas, detak jantung cepat, pusing, dan lemah. Ini biasanya terjadi beberapa menit hingga beberapa jam sehabis vaksinasi.

Bila Anda menerka terjadi reaksi alergi serius atau kondisi darurat lain, hubungi dokter atau segera menuju rumah sakit.

Berapa usang vaksin JE melindungi dari infeksi?
Durasi proteksi vaksin tidak diketahui. Untuk orang usia 17 tahun ke atas, takaran pemanis diberikan kalau dua vaksin diberikan satu tahun atau lebih sebelumnya dan terjadi risiko terpapar.

Orang yang berisiko terserang Japanese encephalitis
Kelompok orang yang lebih berisiko terserang penyakit ini antara lain:

Penduduk area pedesaan di lokasi wabah, khususnya anak-anak.

Ekspatriat atau orang yang melaksanakan perjalanan dan terpapar area endemik pedesaan untuk waktu lama.

Orang yang bepergian ke area di mana sistem irigasi dipakai dan tidur tanpa kelambu di malam hari, mirip berkemah.

Risiko penyakit sangat rendah pada orang yang melaksanakan perjalanan, hanya 1 masalah pada 1 juta orang. Tapi perlu diberikan vaksinasi pada orang yang melaksanakan perjalanan ke area wabah yang menghabiskan lebih dari 1 hingga 2 bulan di area berisiko selama periode banyak nyamuk.

Fakta perihal Japanese encephalitis
Japanese encephalitis merupakan infeksi virus dari gigitan nyamuk, yang menjadi penyebab encephalitis virus di Asia. Tapi banyak orang masih belum menyadari penyakit ini, dan penyebaran kasusnya di beberapa area mengakibatkan kepanikan.

Berikut ini beberapa fakta yang perlu Anda tahu perihal Japanese encephalitis:

Japanese encephalitis merupakan infeksi virus yang menyerang otak manusia

Virus Japanese encephalitis (JE) terkait dengan virus yang mengakibatkan encephalitis Murray Valley dan St. Louis. JE juga merupakan penyakit yang disebarkan oleh nyamuk mirip demam berdarah. Encephalitis berkaitan dengan peradangan otak yang bisa memicu banyak sekali komplikasi, dan ajal pada beberapa kasus.

Japanese encephalitis terutama ditemukan di beberapa cuilan Asia

Menurut WHO, Japanese encephalitis merupakan penyebab utama encephalitis di Asia dengan sekitar 68.000 masalah tiap tahun, serta 13.600 hingga 20.400 kematian. Ketika seseorang terinfeksi, tingkat kefatalan bisa setinggi 30 persen. Selain itu, 30 hingga 50 persen orang yang mengalami encephalitis kemungkinan mengalami problem neurologikal permanen.

Di Asia Tenggara dan area Pasifik Barat, 24 negara mengalami wabah penularan JE, menciptakan sekitar 3 juta orang berisiko terkena penyakit ini. Virus lebih mungkin menyerang bawah umur dibanding orang dewasa. Ini lantaran orang cukup umur di area wabah penyakit menjadi kebal dikala bertambah besar.

Virus ditemukan pada babi dan burung

Virus JE ditularkan ke nyamuk dikala menggigit binatang yang terinfeksi mirip babi dan burung. JE tidak bisa menular dari insan ke manusia. Kebanyakan masalah JE ditemukan di area dengan banyak persawahan. Tapi penyakit ini bisa juga ditemukan di area perkotaan.

Virus JE dibawah oleh nyamuk spesies Culex tritaeniorhynchus

Perantara utama dari Japanese encephalitis yaitu nyamuk spesies Culex tritaeniorhynchus. Nyamuk jenis ini berasal dari Asia, Afrika, dan Pasifik Barat. Nyamuk betina biasanya menyerang binatang ternak dan babi.

Gejala Japanese encephalitis bisa berkembang secara tiba-tiba

Kurang dari 1 persen orang dengan virus JE mengalami penyakit klinis. Pada orang yang mengalami gejala, masa inkubasi antara 5 hingga 15 hari. Gejala penyakit paling umum berupa demam tinggi, sakit kepala, dan muntah. Gejala neurologikal, yang membuktikan otak telah terkena, bisa berupa perubahan kondisi mental, gangguan gerakan, kaku leher, tremor, dan tidak bisa bicara. Seizure jadi tanda-tanda yang paling umum ditemukan pada anak kecil.

Gejala penyakit bisa berkembang secara tiba-tiba, dengan tahap yang lebih tinggi lebih sulit ditangani. Pada beberapa kasus, infeksi pada otak bisa mematikan.

Pertanyaan seputar Japanese encephalitis
Berikut ini pertanyaan yang sering diajukan berkaitan dengan penyakit JE:

  • Bisakah nyamuk membuatkan virus dari orang yang terinfeksi ke anak saya?

Tidak bisa, lantaran virus JE tidak berkembang biak pada anutan darah untuk menginfeksi nyamuk. Virus JE tidak bisa menyebar dari orang ke orang. Menyentuh bahkan mencium orang yang mengalami penyakit JE tidak menciptakan anak terinfeksi.

  • Apakah perempuan hamil yang terinfeksi bisa menularkan virus ke janinnya?

Infeksi selama kehamilan bisa membahayakan kondisi janin tapi masih belum terperinci bagaimana bisa mensugesti bayi, tidak ada bukti yang menyatakan virus JE bisa tertular dari ibu ke janinnya.

  • Apakah anak saya bisa terkena virus JE lantaran mengonsumsi daging babi?

Tidak. Setelah babi disembelih, virus JE tidak akan bertahan hidup di daging babi. Terlebih, memasak daging di suhu lebih dari 60 derajat Celsius akan membunuh virus.

  • Berapa usang orang menjadi sakit sehabis digigit oleh nyamuk yang teirnfeksi?

Kebanyakan masalah JE tanpa tanda-tanda atau gejalanya ringan saja. Penyakit biasanya ditandai dengan demam mendadak, sakit kepala, lelah, serta muntah. Kondisi ini muncul 5 hingga 15 hari sehabis gigitan nyamuk. Penyakit bisa meningkat menjadi peradangan pada otak (encephalitis) dan sering disertai oleh seizure. Koma dan lumpuh terjadi pada beberapa kasus.

  • Bagaimana diagnosa JE?

Diagnosa dilakukan menurut adonan tanda dan tanda-tanda klinis serta tes darah laboratorium atau cairan sumsum tulang belakang. Tes ini biasanya mendeteksi antibodi yang dibentuk sistem kekebalan terhadap infeksi virus.

  • Apakah anak membutuhkan vaksinasi untuk virus JE?

Bila Anda tinggal di area yang berisiko tinggi atau akan bepergian ke tujuan dimana masalah JE pernah terjadi, anak Anda dianjurkan mendapatkan vaksin ini.

  • Di mana saya bisa memperoleh vaksin JE?

Kebanyakan rumah sakit negeri maupun swasta menyediakan vaksin JE. Tanyakan ke dokter perihal vaksin JE yang ada di area Anda.

  • Berapa banyak takaran vaksin yang perlu diterima anak?

Orang dari usia 9 bulan hingga 17 tahun membutuhkan satu takaran (0,5 ml) imunisasi utama. Bila proteksi jangka panjang dibutuhkan, takaran pemanis perlu diberikan setidaknya 1 tahun sehabis imunisasi pertama. Orang usia 18 tahun lebih membutuhkan satu takaran (0,5 ml). Tidak diperlukan takaran pemanis hingga 5 tahun sehabis vaksinasi pertama.

Pada orang dewasa, proteksi terhadapi JE biasanya dimulai dua ahad sehabis suntikan. Pada anak, proteksi dimulai 4 ahad sehabis injeksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.