Penyebab Pipi Bengkak dan Cara Mengatasinya

0
23
Hati Hati Pipi Bengkak Mungkin Pertanda Penyakit Berbahaya Alodokter (1)
Hati Hati Pipi Bengkak Mungkin Pertanda Penyakit Berbahaya Alodokter (1)

Pipi benjol yaitu salah satu keluhan yang acap kali dianggap mengganggu lantaran mampu menciptakan penampilan wajah ikut berubah. Pipi benjol juga biasanya muncul beserta keluhan lain, mirip nyeri atau rasa tidak nyaman di pipi. Ada aneka macam hal yang mampu menimbulkan pipi bengkak, mulai dari penyakit yang tidak berbahaya sampai penyakit serius.

Bengkak yaitu kondisi di mana terjadi pembesaran pada area tubuh, baik lantaran peradangan atau penumpukan cairan. Bengkak mampu terjadi di kepingan tubuh mana pun, termasuk di pipi. Pipi benjol mampu dialami tanpa rasa sakit, namun ada juga yang disertai nyeri, ngilu, gatal, atau kesemutan.

Penyebab Pipi Bengkak
Salah satu kondisi paling umum yang menimbulkan pipi benjol yaitu gangguan pada kelenjar liur yang diakibatkan oleh sumbatan, infeksi, peradangan, atau bahkan tumor.

Berikut ini yaitu beberapa penyakit terkait kelenjar ludah yang mampu menimbulkan pipi menjadi bengkak:

  1. Infeksi
    Infeksi di lisan yang menimbulkan pipi benjol mampu disebabkan oleh virus atau bakteri. Salah satu penyakit infeksi yang mampu menimbulkan pipi benjol yaitu gondongan.

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi paramyxovirus yang menyerang kelenjar ludah di mulut. Karena posisinya yang berada di dalam pipi, maka pembengkakan kelenjar ini akan menimbulkan salah satu atau kedua pipi terlihat bengkak. Penyakit ini umumnya mampu mereda sendiri dalam beberapa hari.

Infeksi basil pada kelenjar ludah juga mampu menimbulkan pipi menjadi bengkak. Penyakit ini disebut sialadenitis. Pipi benjol lantaran infeksi basil disebabkan oleh kelenjar ludah yang meradang dan adanya penumpukan nanah di sekitar kelenjar tersebut.

Jika tidak diobati, sialadenitis mampu menimbulkan pipi benjol yang disertai demam tinggi, nyeri berat di sekiat pembengkakan pipi, dan sulit membuka mulut.

  1. Masalah gigi dan gusi
    Pipi benjol juga mampu jadi salah satu tanda-tanda dari infeksi gigi. Abses gigi yaitu kondisi di mana terjadi penumpukan nanah di sekitar gigi dan gusi balasan infeksi bakteri. Jika tidak diobati, infeksi gigi mampu menimbulkan gigi tanggal dan infeksi yang menyebar ke organ lain.

Selain problem gigi, gangguan kesehatan pada gusi juga turut menjadi dalang dari pipi bengkak. Salah satunya yaitu perikoronitis. Perikoronitis terjadi dikala jaringan gusi, terutama di sekitar gigi bungsu, mengalami peradangan. Kondisi ini disertai dengan keluarnya nanah, pembengkakan gusi dan pipi, serta rasa nyeri di gusi dan mulut.

  1. Batu di air liur
    Kondisi di mana air liur mengendap atau mengeras ini disebut sebagai sialolithiasis. Air liur yang sudah mengeras mampu menghalangi jalan masuk air liur, sehingga menimbulkan pembengkakan dan rasa sakit yang hilang timbul pada pipi. Penyakit ini biasanya menimbulkan nyeri dan benjol di salah satu pipi.
  2. Alergi
    Pipi benjol merupakan salah satu tanda-tanda dari reaksi alergi. Pada reaksi alergi yang parah, yaitu trauma anafilaktik, pembengkakan juga mampu terjadi pada pengecap dan tenggorokan. Kondisi ini menimbulkan penderitanya sulit bernapas.
  3. Gangguan hormon
    Pipi benjol juga mampu disebabkan oleh problem pada hormon, mirip hipotiroidisme, yaitu kondisi di mana tubuh tidak memproduksi cukup hormon tiroid. Beberapa gejalanya yaitu tidak tahan dengan suhu dingin, berat tubuh naik, dan sering mengantuk.
BACA JUGA:  Biar Gak Terasa Hampa, Lakukan 7 Kegiatan Simpel Yang Bisa Menyemarakkan Hidupmu Ini Yuk

Selain itu, benjol di pipi juga mampu disebabkan oleh sindrom Cushing, yaitu penyakit yang terjadi dikala tubuh memproduksi terlalu banyak hormon kortisol. Penyakit ini sering terjadi pada orang yang memakai obat-obatan kortikosteroid dalam jangka panjang.
Gejala sindrom Cushing ada beragam, mirip tekanan darah meningkat, kulit tampak tipis atau muncul bercak merah keunguan, serta penambahan berat tubuh balasan pembengkakan di aneka macam kepingan tubuh, termasuk wajah dan pipi.

  1. Tumor kelenjar ludah
    Terkadang pembengkakan kelenjar ludah juga mampu jadi mengambarkan adanya tumor kelenjar ludah. Tumor ini mampu bersifat jinak atau ganas. Tumor ganas pada kelenjar ludah ini disebut kanker kelenjar ludah.

Gejalanya mampu berupa munculnya benjolan yang keras atau lunak pada pipi, pipi terasa nyeri, atau terkadang kepingan wajah yang terdampak menjadi mati rasa atau lumpuh. Jika terdapat keluhan tersebut, segeralah periksakan diri ke dokter.

Cara Mengatasi Pipi Bengkak
Cara mengatasi pipi benjol tergantung pada penyebabnya. Jika disebabkan oleh gondongan, maka Anda hanya perlu beristirahat selama beberapa hari sampai nyeri dan benjol mereda. Namun untuk pipi benjol yang disebabkan oleh hal lain, sebaiknya periksakan ke dokter untuk menerima pengobatan lebih lanjut.

Selain dengan pengobatan dokter, ada beberapa cara yang mampu dicoba di rumah untuk membantu mengurangi pembengkakan pada pipi. Cara-cara tersebut antara lain:

  1. Kompres dingin

Kompres cuek atau kompres es mampu meredakan benjol dan rasa nyeri di area pipi bengkak. Caranya, bungkus es dengan handuk, kemudian kompreskan selama 10 menit pada pipi yang bengkak.

  1. Posisikan kepala lebih tinggi

Saat berbaring atau tidur, alas kepala dengan bantal tambahan. Tidur dengan posisi kepala yang lebih tinggi mampu menurunkan fatwa darah ke area yang benjol dan mengurangi pembengkakan.

  1. Kurangi asupan garam

Mengonsumsi kuliner asin mampu menimbulkan cairan menumpuk di dalam tubuh dan memperparah pipi yang bengkak. Oleh lantaran itu, mengurangi asupan garam mampu mengurangi penumpukan cairan pada pipi yang bengkak.

  1. Mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri

Pipi benjol terkadang muncul bersamaan dengan rasa nyeri atau ngilu yang mengganggu. Jika beberapa cara di atas tidak berhasil mengurangi nyeri dan benjol di pipi, coba konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, mirip paracetamol.

Pipi benjol tidak selalu mengindikasikan problem serius. Meski demikian, jangan sepelekan pipi bengkak, terutama kalau disertai tanda-tanda nyeri hebat, sulit bernapas, pusing, penurunan berat badan, lisan sulit dibuka, dan lumpuh atau mati rasa pada wajah. Periksakan ke dokter juga bila pipi benjol tidak membaik atau malah bertambah parah sesudah beberapa hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.