Waspada! Bayi usia 5 hari meninggal balasan terinfeksi basil Streptococcus grup B

0
328
Bakteri Streptococcus Grup B 1
Bakteri Streptococcus Grup B 1

Apa yang mampu dilakukan basil Streptococcus grup B terhadap bayi gres lahir? Banyak sekali dan Parents mungkin tidak akan menyangkanya.

Bakteri Streptococcus grup B yang sering disebut juga GBS (Group B Streptococcus) yakni basil yang biasa ditemukan di usus atau kanal genital bawah. Ini bukan merupakan penyakit menular seksual.

Meski bagi orang remaja yang sehat basil ini tidak berbahaya, sayangnya bagi bayi gres lahir mampu menimbulkan sakit parah jikalau terkena. Dalam skenario terburuk, bayi mampu meninggal.

Inilah yang terjadi pada sepasang orangtua dari Inggris ketika bayi wanita mereka yang gres lahir meninggal balasan bisul hanya lima hari sehabis ia lahir.

Tes untuk mengecek basil GBS pada ibu hamil belum tersedia di Welsh NHS sehingga Gabby, sang calon ibu tidak tahu bahwa dirinya yakni pembawa basil Streptococcus.

Ia hanya merasa ada yang tidak beres ketika bayinya, Amber, tidak bergerak dikala diinduksi untuk merangsang kontraksi. Setelah dokter menginduksi Gabby, keesokan harinya Amber lahir dengan berat hampir 5 kg.

Sedihnya, bisul telah terjadi dan para dokter segera membawa Amber ke NICU (Neonatal Intensive Care Unit). Amber diberikan obat untuk mengatur tekanan darahnya, ia menderita kejang dan kerusakan otak yang parah.

Dokter menyampaikan sudah tidak ada lagi yang mampu dilakukan untuk menyelamatkan Amber. Meski merupakan sebuah keputusan yang sulit dibuat, Gabby dan suaminya menetapkan untuk mencopot alat bantu penyokong hidup (life-support machine) putrinya.

Tidak ada orangtua yang mampu melewati cobaan untuk menguburkan anak mereka.

Bagaimana basil Streptococcus grup B (GBS) memengaruhi bayi?

Bayi yang terinfeksi oleh basil Streptococcus grup B selama proses persalinan mampu menjadi kritis. Infeksi yang terjadi biasanya dalam dua bentuk.

  1. Bayi dengan GBS yang terdeteksi lebih awal
    Bayi yang terinfeksi semenjak awal akan mulai sakit dalam waktu satu ahad sehabis lahir. Menurut American Pregnancy Association, beberapa tanda dan gejalanya antara lain:
BACA JUGA:  Demam Akibat Virus Japanese Encephalitis Serta Cara Mencegahnya

Sepsis, pneumonia, dan meningitis merupakan komplikasi yang paling umum
Masalah pernapasan
Ketidakstabilan tekanan darah dan jantung
Masalah gastrointestinal dan ginjal

  1. Bayi dengan GBS yang muncul terlambat
    Bayi yang terinfeksi lebih lambat mulai mengalami tanda-tanda ini mulai dari satu ahad sampai beberapa bulan sehabis kelahiran. Gejala minor yang muncul:

Sulit bernapas
Demam
Kesulitan dikala menyusu
Lekas marah
Selain itu, umumnya bayi mengalami meningitis

Bagaimana Bunda mampu melindungi bayi dari basil Streptococcus grup B?
Tidak ada ibu hamil yang menginginkan bayinya terinfeksi GBS. Inilah sebabnya mengapa investigasi rutin untuk GBS di vagina sangat penting bagi ibu hamil.

Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel cairan dari vagina dan rektum antara ahad ke-35 sampai ke-37 kehamilan. Setelah itu, Bunda mampu menerima hasil lab dalam 24 – 48 jam.

Untuk menghindari ancaman GBS pada bayi, antibiotik intravena diberikan melalui infus selama persalinan. Infus ini akan mengurangi kemungkinan bayi menjadi sakit.

Ibu dianjurkan untuk memakai antibiotik semenjak awal persalinan dan setiap empat jam selama kontraksi sampai bayi lahir.

Pada persalinan caesar, kemungkinan terinfeksi basil Streptococcus masih mampu terjadi. Bila kontraksi belum dimulai atau air ketuban belum pecah, maka Anda tidak membutuhkan perawatan untuk mengatasi GBS selama operasi caesar.

Namun, bila ketuban sudah terlanjur pecah, Bunda harus menerima penanganan GBS dikala operasi caesar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.