Jangan Salah! Kauter Beda dengan Laser

0
13
Jangan Salah Kauter Beda Dengan Laser Alodokter
Jangan Salah Kauter Beda Dengan Laser Alodokter

Ada banyak mekanisme pengobatan memakai kauter. Istilah ini sering dianggap serupa dengan laser, padahal berbeda. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut.

Istilah kauter (cautery) berasal dari bahasa Latin, yang artinya penggumpalan atau penghancuran jaringan. Prosedur kauter sesungguhnya sudah dilakukan semenjak beberapa tahun sebelum Masehi, untuk memotong atau menghancurkan jaringan tubuh, serta menghentikan perdarahan.

Pada zaman dulu, kauter dilakukan dengan memakai benda panas, contohnya logam yang dipanaskan dengan bara api atau materi kimia tertentu. Kini, kauter dilakukan dengan tenaga listrik (eletrocautery).

Mekanisme Kerja Kauter di Bidang Medis
Pada eletrocautery, arus listrik dialirkan melalui kawat elektroda yang mempunyai kendala tinggi. Elektroda ini akan menghasilkan panas yang mampu ditempelkan pada jaringan tubuh. Dalam bidang medis, kauter dengan listrik biasanya dipakai untuk:

Operasi kecil pada kulit, menyerupai menghilangkan kutil, skin tag, keratosis seboroik, molluscum contagiosum, dan syringoma.
Mengeringkan jaringan (electrodessication).
Menggumpalkan darah (electrocoagulation).
Memotong jaringan (electrosection).
Sebagai metode untuk sunat laser.
Selain dengan tenaga listrik, tindakan kauter juga mampu dilakukan dengan materi kimia perak nitrat. Kauter dengan perak nitrat ini biasanya dipakai untuk mengobati sariawan atau mimisan.

Tak hanya perak nitrat, zat kimia asam trikloroasetat juga mampu dimanfaatkan untuk mekanisme kauter, yakni untuk menangani xanthelasma dan gendang indera pendengaran pecah.

Kauter Tidak Sama dengan Laser
Banyak orang yang salah kaprah menyampaikan bahwa sunat atau penanganan bintil-bintil kecil di wajah dan leher dilakukan dengan laser, padahal sesungguhnya yang dipakai yakni kauter. Dalam pemanfaatannya secara medis, kauter dan laser memang mempunyai beberapa kemiripan, namun prinsip kerjanya berbeda.

Laser merupakan kepanjangan dari light amplification by stimulated emission of radiation, yaitu sinar yang terfokus pada satu titik, mempunyai panjang gelombang tertentu, dan berintensitas tinggi.

BACA JUGA:  Suka Malu Kalau Jabat Tangan Karena Keringetan? Ketahui 6 Cara Mengatasinya Yuk!

Sinar laser cukup berpengaruh dan mampu dimanfaatkan untuk memotong, membakar, atau merusak jaringan tubuh. Sinar ini mempunyai ketepatan yang tinggi, sehingga mampu menangani jaringan tertentu tanpa merusak jaringan di sekitarnya.

Dalam dunia medis, sinar laser biasanya dimanfaatkan untuk:

Prosedur atau tindakan bedah kosmetik tertentu, menyerupai bedah plastik, menghilangkan tato, bekas luka, stretch marks, keriput, tanda lahir, tahi lalat, serta solar keratosis atau aktinik keratosis.
Menghilangkan rambut di badan.
Prosedur medis pada mata, menyerupai LASIK, operasi katarak, serta operasi kelainan kornea dan retina.
Prosedur pada gigi, menyerupai memutihkan gigi dan bedah mulut.
Mengobati varises dan mengehentikan perdarahan.
Operasi besar, menyerupai pengangkatan tumor, kerikil ginjal, sampai pembesaran jaringan payudara dan prostat.
Mengobati gangguan saraf yang menjadikan nyeri pasca operasi.
Mematikan sel tumor atau kanker di kepingan tubuh tertentu.
Jadi, perbedaan fundamental antara kauter dengan laser yakni pada cara kerjanya. Selain itu, imbas samping pada jaringan yang ditimbulkan oleh kauter lebih besar dibandingkan laser.

Jika Anda hendak menjalani suatu mekanisme yang memakai kauter atau sinar laser, sebaiknya tanyakan dulu ke dokter dengan terang mengenai cara kerja alat, manfaat, dan risikonya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.