Kondisi Darurat pada Diabetes dan Gejalanya

0
12
Kondisi Darurat Pada Diabetes Dan Gejalanya Alodokter
Kondisi Darurat Pada Diabetes Dan Gejalanya Alodokter

Kondisi darurat pada penyakit diabetes mampu terjadi saat kadar gula darah turun terlalu rendah atau naik terlalu tinggi dari batas normalnya. Hal ini berisiko menimbulkan problem kesehatan serius, koma, bahkan kematian. Oleh lantaran itu, tanda dan tanda-tanda kondisi darurat pada diabetes penting untuk dikenali.

Ketika seseorang mengonsumsi masakan berkarbohidrat, terusan cerna akan memecah karbohidrat tersebut menjadi molekul gula yang lebih kecil, yang dikenal sebagai glukosa. Glukosa kemudian diserap ke dalam sel-sel badan dengan pinjaman insulin, untuk digunakan sebagai sumber energi.

Ketika jumlah insulin terlalu rendah atau terjadi kelainan pada sel yang menimbulkan insulin sulit terpakai, maka kadar glukosa dalam darah meningkat. Lama kelamaan, kondisi ini mampu menimbulkan penyakit diabetes.

Gejala Kondisi Darurat pada Diabetes
Penderita diabetes perlu mengenali tanda dan tanda-tanda kondisi darurat pada diabetes. Karena kalau diabaikan dan dibiarkan tanpa pertolongan, kondisi ini mampu menimbulkan koma, kerusakan otak permanen, atau bahkan kematian. Berikut ini ialah beberapa kondisi darurat pada diabetes yang perlu Anda waspadai:

Hipoglikemia
Hipoglikemia ialah kondisi di mana kadar gula darah terlalu rendah. Hal ini mampu terjadi lantaran penderita diabetes menggunakan obat diabetes dengan takaran yang terlalu tinggi, lupa makan setelah mengonsumsi obat diabetes atau menggunakan insulin, makan dalam porsi yang terlalu sedikit, berolahraga berat, atau mengonsumsi alkohol.

Saat mengalami hipoglikemia, seseorang mampu mengalami tanda-tanda berikut:

Merasa lapar atau nafsu makan meningkat.
Tubuh gemetaran.
Pusing.
Lemas.
Jantung berdebar.
Berkeringat.
Cemas atau gelisah.
Pingsan.
Saat mengalami penurunan gula darah yang terlalu drastis, penderita diabetes perlu segera menerima asupan gula untuk menaikkan kadar gula darahnya. Asupan ini mampu diperoleh dari mengonsumsi gula, jus buah, teh manis, madu, atau permen.

Setelah 15 menit, kalau tanda-tanda belum membaik, ulangi kembali pemberian gula. Jika sudah tiga kali dilakukan tapi belum ada perbaikan, kondisi memburuk, atau bahkan kejang atau pingsan, segeralah ke instalasi gawat darurat (IGD) terdekat.

Ketoasidosis diabetik
Kondisi ini terjadi saat sel-sel badan yang kelaparan terpaksa memecah lemak sebagai sumber energi. Sel mampu mengalami kelaparan lantaran badan kekurangan insulin atau tidak mampu menggunakan insulin dengan baik untuk memasukkan glukosa ke dalam sel sebagai sumber energi.

Pemecahan lemak tersebut menghasilkan zat keton yang mampu bersifat toksik (beracun) bagi badan kalau jumlahnya berlebihan. Ketoasidosis diabetik merupakan salah satu kegawatdaruratan dalam penyakit diabetes yang paling berbahaya.

Ketoasidosis diabetik lebih berisiko terjadi pada pasien diabetes yang mengalami kondisi tertentu, mirip infeksi, cedera, operasi, gula darah tak terkontrol, atau penyakit jantung. Gejala-gejala ketoasidosis diabetik mampu berupa:

Merasa sangat haus dan lemas.
Sesak napas.
Dada berdebar kencang.
Mulut dan kulit kering.
Sering buang air kecil.
Napas berbau mirip buah.
Mual, muntah, dan nyeri perut.
Pusing.
Pingsan.
Koma.
Pasien diabetes yang mengalami gejala-gejala tersebut harus segera menerima pertolongan medis di rumah sakit. Dokter akan memperlihatkan pengobatan melalui infus dan memperlihatkan insulin untuk menurunkan kadar gula darah secara bertahap. Jika terlambat ditangani, kondisi ini mampu menimbulkan komplikasi yang fatal.

BACA JUGA:  Kiat Berpuasa bagi Ibu Hamil

Sindrom hiperglikemia hiperosmolar diabetik
Sindrom yang disebut juga dengan hyperosmolar hiperglycaemic state (HHS) ini terjadi saat kadar gula darah mencapai 600 mg/dL atau lebih, sehingga darah penderita diabetes menjadi kental. Pada keadaan ini, badan akan berusaha membuang kelebihan gula tersebut lewat urine, yang justru menciptakan penderita diabetes mengalami dehidrasi.

Bila dibiarkan, sindrom hiperglikemia hiperosmolar diabetik mampu berakhir dengan koma dan kematian. Sekitar 57% perkara ini disebabkan oleh bisul bakteri, 21% disebabkan oleh konsumsi obat diabetes yang tidak teratur, dan sisanya disebabkan oleh penyakit jantung, gangguan ginjal, atau stroke.

Penderita diabetes yang mengalami kegawatan ini mampu memperlihatkan tanda-tanda berupa:

Mulut kering dan kehausan.
Mata cekung.
Kaki dan tangan dingin.
Dada berdebar kencang.
Demam.
Kebingungan.
Kelemahan di salah satu sisi tubuh.
Kejang.
Pingsan atau koma.
Pasien diabetes yang mengalami kondisi darurat ini harus segera dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD) di rumah sakit terdekat, untuk menerima pengobatan.

Pencegahan Kondisi Darurat pada Diabetes
Untuk mencegah kegawatdaruratan diabetes, ada beberapa langkah yang harus dilakukan dilakukan, yaitu:

Patuhi hukum penggunaan obat-obatan diabetes dan insulin. Hal ini meliputi takaran dan waktu penggunaannya.
Jaga biar waktu dan porsi makan selalu teratur.
Periksa kadar gula darah secara berkala. Selain dengan alat tes gula darah yang biasa, mampu juga dengan monitor gula darah (continuous glucose monitor/CGM). CGM ialah alat berukuran kecil yang diselipkan ke dalam jaringan kulit untuk memonitor kadar gula darah secara terus menerus. Penelitian mengambarkan bahwa CGM mampu meningkatkan kualitas kontrol gula darah pada penderita diabetes.
Sediakan asupan gula, mirip permen atau minuman manis, yang siap dikonsumsi saat gula darah mendadak turun.
Jangan merokok dan hindari konsumsi alkohol.
Perhatikan gejala-gejala yang mungkin timbul setelah berolahraga dan siapkan asupan gula yang cukup.
Nah, kini Anda sudah tahu perihal ancaman dari kondisi darurat pada diabetes, kan? Anda perlu mencurigai gejalanya untuk menghindari kondisi yang fatal. Namun, yang lebih penting lagi ialah mencegah kondisi darurat pada diabetes, dengan melaksanakan cara-cara di atas. Jangan lupa untuk rutin melaksanakan investigasi ke dokter kalau Anda menderita diabetes.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.