Tips Memilih Sabun untuk Eksim

0
13
Tips Memilih Sabun Untuk Eksim Alodokter
Tips Memilih Sabun Untuk Eksim Alodokter

Orang yang menderita eksim perlu berhati-hati dalam menentukan produk perawatan kulit. Salah satu produk yang perlu diperhatikan yakni sabun untuk eksim. Hal ini lantaran bila salah menentukan sabun, maka eksim justru akan makin sering kumat atau menjadi semakin parah.

Eksim atau dermatitis atopik yakni penyakit kulit yang ditandai dengan timbulnya ruam kemerahan dan sangat gatal, yang mampu muncul pada salah satu atau beberapa area tubuh, mirip wajah, leher, punggung, tangan, lipatan siku dan lutut, serta kulit kepala.

Selain ruam dan gatal, penderita eksim juga mampu mencicipi tanda-tanda lain, mirip kulit menjadi kering, menebal, pecah-pecah, bersisik, serta munculnya benjolan kecil dan infeksi bila digaruk. Kulit juga rentan terkena infeksi apabila sering digaruk.

Eksim mampu terjadi pada siapa saja, baik bayi, anak-anak, remaja, orang dewasa, maupun lansia. Namun, kondisi ini paling sering terjadi pada balita.

Penyebab eksim belum diketahui secara pasti. Meski begitu, penyakit ini diketahui berkaitan bersahabat dengan alergi, faktor keturunan, iritasi balasan penggunaan sabun berbahan kimia keras, suhu atau cuaca, hingga stres.

Cara Memilih Sabun untuk Penderita Eksim
Orang dengan penyakit eksim perlu menentukan sabun untuk eksim yang sesuai kondisi kulitnya. Hal ini bertujuan untuk mencegah kekambuhan tanda-tanda eksim dan menghindari kerusakan kulit lebih lanjut.

Saat hendak menentukan sabun untuk eksim, ikutilah beberapa tips berikut ini:

  1. Baca dengan cermat kandungan yang tertera pada label sabun
    Pastikan kandungan pada sabun untuk eksim bersifat lembut dan tidak berisiko menjadikan iritasi dan alergi. Beberapa materi yang mampu mengakibatkan iritasi dan alergi yakni deterjen, antibakteri, dan pewangi.
  2. Cari produk sabun dengan pH seimbang
    Tingkat keasaman kulit yang normal berkisar antara pH 4-7. Oleh lantaran itu, hindarilah sabun yang mengandung asam atau basa kuat, semoga pH normal kulit tetap terjaga. Tingkat keasaman di luar rentang pH kulit yang normal mampu menciptakan kulit rusak dan iritasi, sehingga tanda-tanda eksim akan rentan kambuh.
  3. Pilih sabun yang bebas pewarna
    Kandungan zat pewarna pada produk pembersih kulit berisiko mengakibatkan iritasi dan alergi. Oleh lantaran itu, carilah sabun yang bebas pewarna untuk menghindari kekambuhan tanda-tanda eksim.
  4. Hindari sabun berbahan iritatif untuk kulit eksim
    Kulit penderita eksim berbeda dengan kulit normal. Jadi, hindari sabun yang mengandung materi iritatif bagi kulit eksim, mirip AHA, glycolic acid, salicylic acid, dan sulfur atau belerang.
  5. Pilih sabun berbahan kondusif untuk kulit sensitif
    Anda yang mempunyai kulit sensitif lantaran eksim perlu memakai sabun yang berbahan lembut. Beberapa materi yang lembut dan kondusif bagi kulit sensitif yakni niacinamide, ceramide, hyaluronic acid, pengecap buaya, shea, dan minyak alami, mirip minyak kelapa, gliserin, dan lanolin. Bahan-bahan tersebut cenderung tidak mengiritasi kulit dan mampu membantu menjaga kelembapan kulit.
BACA JUGA:  Gak Perlu Takut Apalagi Malu, 2 Hal yang Perlu Diketahui Soal Screening Kanker Payudara Ini Wajib Buat Disimak

Setelah Anda menentukan produk sabun tertentu, sebaiknya lakukan uji coba terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Caranya yakni dengan mengoleskan sedikit sabun tersebut pada pergelangan tangan atau lipatan siku, kemudian biarkan selama beberapa jam.

Setelah itu, perhatikan area yang diolesi sabun. Apabila muncul reaksi iritasi atau alergi, mirip kemerahan, mengelupas, gatal, dan nyeri, jangan gunakan produk tersebut dan pilih produk sabun lainnya.

Selain itu, toleransi kulit terhadap materi sabun mampu berubah, tergantung pada kondisi kulit Anda. Jadi, bila muncul tanda-tanda eksim sesudah beberapa waktu mengggunakan produk sabun tertentu, segera hentikan pemakaian.

Aturan Mandi untuk Penderita Eksim
Tidak hanya pemilihan sabun saja yang perlu Anda perhatikan bila mempunyai eksim. Anda juga perlu memahami hukum dan cara mandi yang benar untuk mencegah kekambuhan tanda-tanda eksim.

Berikut ini yakni cara mandi yang dianjurkan bagi orang yang mempunyai penyakit eksim:

Mandilah dengan air bersuhu hangat dan gosokkan sabun dengan lembut ke seluruh tubuh. Jangan mandi yang terlalu usang lantaran mampu memperburuk kondisi eksim. Waktu mandi yang disarankan yakni 5-10 menit saja.
Setelah mandi, usapkan handuk dengan lembut atau tepuk-tepuk secara perlahan ke seluruh tubuh. Usahakan jangan hingga kulit benar-benar kering. Biarkan kulit dalam keadaan sedikit berair supaya perembesan obat dan produk pelembap kulit mampu lebih efektif.
Setelah mengeringkan badan dengan handuk, segera oleskan obat untuk eksim. Pemilihan obat oles untuk eksim ini mampu diadaptasi dengan tawaran dan resep dokter.
Lanjutkan dengan mengoleskan pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit. Pilihlah pelembap yang mempunyai kandungan ceramide, colloidal oatmeal, dan petroleum, semoga kulit tidak kering dan pecah-pecah.
Sebelum berpakaian, beri waktu sejenak bagi kulit untuk menyerap seluruh produk perawatan yang dioles
Telitilah dalam menentukan sabun yang kondusif bagi penderita eksim dan lakukan dulu uji coba sendiri, lantaran reaksi yang ditimbulkan setiap orang berbeda-beda.

Selain itu, penting juga untuk menghindari pemakaian deterjen pembersih pakaian yang berbahan keras. Hal ini lantaran deterjen pada pakaian mampu mengakibatkan kulit iritasi dan memicu kekambuhan tanda-tanda eksim.

Jika merasa kesulitan dalam menentukan sabun untuk eksim atau bila tanda-tanda eksim tak kunjung mereda meski sudah melaksanakan beberapa tips di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kulit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.