Enzim Lipase dan Penyakit yang Dapat Menurunkan Kadarnya

0
13
Kekurangan Enzim Lipase Bisa Mengganggu Pencernaan Alodokter
Kekurangan Enzim Lipase Bisa Mengganggu Pencernaan Alodokter

Enzim lipase berfungsi untuk memecah zat lemak dalam masakan biar lebih gampang dicerna dan diserap oleh tubuh. Enzim ini umumnya diproduksi dikala tubuh menerima asupan lemak. Akan tetapi, terkadang tubuh tidak mampu menciptakan enzim lipase yang cukup, sehingga menjadikan gangguan pencernaan.

Enzim lipase merupakan salah satu jenis enzim pencernaan. Sebagian besar enzim lipase diproduksi di pankreas, namun enzim ini juga diproduksi dalam organ lainnya, mirip lambung dan hati. Lipase juga diproduksi di mulut, jaringan lemak, dan dinding pembuluh darah.

Enzim lipase bertugas memecah lemak dan trigliserida menjadi molekul yang lebih kecil, yaitu asam lemak dan gliserol. Enzim ini juga berperan dalam membantu kerja beberapa obat penurun kolesterol.

Penyakit yang Menyebabkan Kekurangan Enzim Lipase
Kadar enzim lipase yang normal dalam tubuh orang sampaumur berkisar antara 0-160 U/L. Dalam kondisi normal, enzim lipase akan diproduksi dalam jumlah yang cukup untuk mencerna lemak. Namun ketika pankreas mengalami kerusakan atau gangguan, jumlah enzim lipase yang diproduksi mampu saja kurang atau justru berlebihan.

Ada beberapa penyakit yang mampu mengakibatkan kekurangan enzim lipase di dalam tubuh, yaitu:

Penyakit Crohn
Penyakit Crohn merupakan salah satu jenis penyakit radang usus. Penyebab niscaya penyakit ini belum diketahui, namun diduga berkaitan dengan faktor keturunan, teladan makan yang kurang sehat, stres berat, sampai kelainan pada sistem kekebalan tubuh.

Penyakit ini mampu menjadikan tanda-tanda berupa kelelahan, berat tubuh turun, diare parah, nyeri perut, BAB berdarah, sampai malnutrisi.

Cystic fibrosis
Penyakit ini mengakibatkan lendir dalam tubuh menjadi tebal dan lengket. Lendir tersebut mampu menciptakan kanal pankreas tersumbat, sehingga menghalangi enzim pencernaan bergerak ke usus. Akibatnya, tubuh menjadi kesulitan menyerap nutrisi dari makanan.

BACA JUGA:  Kurangi Nyeri Kram Saat Menstruasi dengan 5 Cara Praktis Ini

Gejala yang muncul pada penyakit ini bervariasi, tergantung pada organ mana yang terdampak. Jika menyerang kanal pencernaan, cystic fibrosis mampu menjadikan tanda-tanda berupa diare kronis, malnutrisi, feses berminyak, nyeri perut, sampai berat tubuh yang terus berkurang.

Penyakit celiac
Penyakit ini mengakibatkan adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh, sehingga penderitanya tidak mampu mengonsumsi gluten. Gluten ialah protein yang ditemukan pada biji-bijian, mirip gandum dan jelai (barley).

Saat penderita penyakit celiac mengonsumsi masakan atau minuman yang mengandung gluten, maka sistem kekebalan tubuhnya akan bereaksi berlebihan. Hal ini lalu akan menjadikan peradangan dan kerusakan di kanal cerna rusak.

Penderita penyakit celiac akan mencicipi beberapa gejala, mirip diare, sakit perut, kembung, nyeri otot, lemas, atau konstipasi, sesudah mengonsumsi gluten.

Mencukupi Kebutuhan Enzim Lipase
Jika tubuh Anda tidak mampu memproduksi enzim lipase atau enzim pencernaan lainnya dalam jumlah yang cukup, maka dokter akan meresepkan pemanis enzim untuk menggantikan enzim yang kurang.

Meski umumnya cukup kondusif dikonsumsi, pemanis enzim lipase mampu mengakibatkan imbas samping, mirip diare, kram perut, dan mual. Suplemen ini pun tidak disarankan untuk diminum oleh ibu hamil dan ibu menyusui.

Penggunaan pemanis enzim lipase dalam takaran tinggi perlu diawasi, alasannya ialah justru mampu memperparah tanda-tanda cystic fibrosis. Suplemen lipase juga mampu menjadikan imbas interaksi obat kalau dikonsumsi bersamaan dengan orlistat.

Untuk mengetahui apakah jumlah enzim lipase di dalam tubuh mencukupi, diharapkan investigasi oleh dokter. Dokter akan melaksanakan investigasi fisik dan tes darah untuk mengukur kadar enzim lipase dan enzim pencernaan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.