Kenali Penyebab Kulit Terasa Gatal Setelah Mandi dan Cara Mengatasinya

0
13
Kenali Penyebab Kulit Terasa Gatal Setelah Mandi Dan Cara Mengatasinya Alodokter
Kenali Penyebab Kulit Terasa Gatal Setelah Mandi Dan Cara Mengatasinya Alodokter

Mandi seharusnya menciptakan badan menjadi segar dan bersih. Namun jikalau sehabis mandi kulit justru terasa gatal, tentu akan sangat mengganggu. Nah, kenali penyebab dan cara mengatasinya melalui uraian berikut ini.

Gatal kulit sehabis mandi merupakan hal yang sering terjadi. Hal ini mampu membuktikan adanya gangguan kesehatan atau mampu juga diakibatkan oleh cara mandi yang salah.

Berbagai Kemungkinan Penyebab Gatal Kulit Setelah Mandi
Beberapa kemungkinan yang mengakibatkan kulit gatal sehabis mandi adalah:

1.Sabun mandi yang kurang tepat
Hal pertama yang mampu mengakibatkan kulit gatal sehabis mandi ialah penggunaan sabun mandi yang kurang tepat. Sabun mandi dengan materi kimia yang keras, mirip sodium lauryl sulfate atau parfum, mampu mengakibatkan kulit kering dan menjadikan rasa gatal pada kulit.

2.Kondisi kulit sangat kering (xerosis)
Kulit kering atau xerosis mampu menjadi salah satu penyebab kulit gatal sehabis mandi. Kulit kering mampu disebabkan oleh penggunaan sabun mandi yang kurang sempurna dan kebiasaan mandi atau berendam dengan air hangat dalam waktu yang lama.

Mandi dengan air hangat untuk waktu yang usang mampu menghilangkan minyak alami dari kulit. Hal ini memicu rasa gatal dan iritasi pada kulit.

Selain gatal kulit, xerosis biasanya disertai dengan tanda-tanda kulit gatal, bersisik, kulit menjadi merah, dan timbul rasa sakit pada kaki atau tangan.

3.Alergi air (aquagenic urticaria)
Aquagenic urticaria merupakan jenis alergi kulit yang tergolong langka. Penderita kondisi ini akan mengalami ruam kemerahan berbentuk mirip biduran yang terasa gatal ketika terkena air.

4.Aquagenic pruritus
Aquagenic pruritus merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya rasa gatal sehabis kulit sehabis kontak dengan air, tanpa disertai luka di kulit. Kondisi ini juga mampu merupakan tanda dan tanda-tanda dari suatu penyakit, mirip polisitemia vera, juvenile xanthogranuloma, sindrom mielodisplasia, limfoma non-Hodgkin, dan hepatitis C.

5.Urtikaria kolinergik
Rasa gatal pada kulit akhir urtikaria kolinergik biasanya dipicu oleh beberapa kondisi, mirip kebiasaan mandi memakai air hangat, olahraga, dan mengonsumsi masakan pedas. Selain gatal kulit, urtikaria kolinergik juga mampu dikaitkan dengan tanda-tanda asma dan tekanan darah rendah.

BACA JUGA:  6 Manfaat Luar Biasa Mengonsumsi Air Tebu

Cara Mengatasi Gatal Kulit Setelah Mandi
Ketika mengalami gatal kulit sehabis mandi, kau mampu mengatasinya dengan beberapa cara berikut:

1.Ubah kebiasaan mandi
Jika gatal di kulit disebabkan oleh kebiasaan mandi air hangat dalam waktu yang lama, kau mampu perlahan-lahan menaikkan suhu air yang digunakan. Mulailah dengan suhu yang tidak terlalu panas, kemudian tingkatkan secara sedikit demi sedikit hingga ke suhu yang diinginkan.

2.Ganti sabun
Cobalah ganti sabun yang kau gunakan. Pilih sabun yang hypoalergenic atau sabun dengan materi yang ringan, yaitu tanpa parfum, pemutih, atau scrub. Kamu juga dianjurkan untuk memakai sabun yang mengandung pelembap.

3.Oleskan pelembap
Untuk menjaga kelembapan kulit, kau mampu mengoleskan pelembap ketika kulit masih terasa sedikit lembap atau lembap. Cara ini mampu mengunci kelembapan alami kulit dan mampu mengurangi rasa gatal akhir kulit kering.

Kamu disarankan untuk memakai pelembap atau krim yang mengandung asam laktat (lactic acid) . Sebisa mungkin hindari penggunaan krim atau pelembap yang mengandung parfum dan alkohol.

4.Cukupi kebutuhan cairan
Dehidrasi mampu mengakibatkan kulit kering dan gatal. Oleh lantaran itu, jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan dengan cara minum air putih sebanyak 8 gelas per hari.

5.Konsumsi antihistamin
Bila gatal disebabkan oleh alergi, kau mampu meredakannya dengan mengonsumsi antihistamin. Namun, sebaiknya kau berkonsultasi dulu ke dokter sebelum mengonsumsi obat apa pun.

Kulit gatal sehabis mandi tentu akan mengganggu kenyamananmu, dan bahkan mampu menjadikan luka serta bisul pada kulit bila digaruk. Jika gatal tidak kunjung hilang meski sudah melaksanakan beberapa cara di atas, kau perlu memeriksakan diri ke dokter semoga mampu diketahui penyebabnya dan diberikan penanganan yang sesuai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.