Melahirkan Normal Vs Caesar: Ini Manfaat dan Risikonya

0
16
Melahirkan Normal Vs Caesar Ini Manfaat Dan Risikonya Alodokter
Melahirkan Normal Vs Caesar Ini Manfaat Dan Risikonya Alodokter

Melahirkan normal vs caesar sering menjadi hal yang dipertimbangkan oleh ibu hamil. Pada dasarnya, melahirkan secara normal atau caesar sama baiknya, tergantung kondisi ibu dan bayi. Kedua metode tersebut mempunyai manfaat dan risikonya masing-masing.

Ada perempuan yang menentukan melahirkan secara normal dengan alasan lebih alami dan mampu merasa menjadi “ibu yang sesungguhnya”. Ada juga perempuan yang menentukan melahirkan secara caesar alasannya yaitu tidak mau mencicipi sakit bersalin atau untuk menjaga bentuk organ intim sesudah melahirkan.

Baik melahirkan normal maupun caesar mempunyai tujuan utama yang sama, yakni menciptakan persalinan berjalan lancar serta memastikan ibu dan bayi selamat. Apabila Anda sedang mempertimbangkan metode persalinan mana yang ingin dilakukan, pahami dulu segala kelebihan dan kekurangan kedua metode persalinan tersebut.

Keuntungan dan Risiko Melahirkan Normal
Persalinan normal yaitu cara alami melahirkan bayi melalui vagina tanpa pembedahan. Metode ini dianggap sebagai cara paling kondusif dan paling disarankan untuk kondisi kehamilan yang sehat.

Ada beberapa laba melahirkan normal, antara lain:

Proses pemulihan dan rawat inap di rumah sakit lebih cepat.
Risiko munculnya dilema kesehatan pada bayi lebih sedikit.
Mempercepat proses bonding antara ibu dan bayi.
Jika di kemudian hari melahirkan lagi, proses persalinan normal mampu lebih cepat dan singkat.
Bisa melaksanakan inisiasi menyusui dini (IMD) atau menunjukkan ASI pada bayi segera sesudah melahirkan.
Sementara risiko melaksanakan persalinan normal adalah:

Terjadinya komplikasi tak terduga dikala persalinan, contohnya perdarahan hebat.
Vagina harus dijahit bila robek atau digunting (episiotomi).
Bila ukuran bayi terlalu besar, ada kemungkinan memerlukan sumbangan persalinan, mirip vakum atau forceps.
Kelelahan akhir proses persalinan yang usang dan sulit.
Apabila kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat dan tidak mempunyai faktor penyulit, maka cara melahirkan normal yaitu yang paling disarankan.

Keuntungan dan Risiko Melahirkan Caesar
Operasi caesar dilakukan dengan menciptakan sayatan melintang di perut dan rahim ibu. Ada beberapa kelebihan dari persalinan melalui operasi caesar, antara lain:

BACA JUGA:  Ketahui Penyebab Mimisan dan Langkah Penanganannya

Bisa menentukan sendiri waktu persalinan (operasi caesar elektif).
Menurunkan risiko cedera kelahiran, mirip distosia pundak (tersangkutnya pundak janin dan tidak mampu dilahirkan) atau janin mengalami patah tulang.
Menurunkan risiko terjadinya inkontinensia urine dan prolaps organ panggul (turun peranakan).
Lebih dianjurkan untuk ibu hamil yang mempunyai penyulit atau komplikasi kehamilan.
Meski mempunyai keunggulan, metode persalinan caesar juga mempunyai kekurangan atau risiko, yaitu:

Proses pemulihan dan rawat inap di rumah sakit lebih usang dibandingkan persalinan normal.
Luka operasi menjadikan bekas luka dan rasa nyeri. Proses pemulihannya pun tergolong lama, mampu berminggu-minggu bahkan sampai beberapa bulan.
Terbatas melaksanakan kegiatan selama setidaknya 6 ahad sesudah operasi.
Terjadinya komplikasi akhir anestesi, mirip mual, mengantuk, pusing, sakit kepala parah, sampai kerusakan saraf.
Terjadinya komplikasi akhir operasi, mirip penyumbatan pembuluh darah, infeksi, perdarahan, sampai adhesi (tumbuhnya jaringan parut yang menciptakan organ di dalam perut melekat satu sama lain).
Kemungkinan kembali melaksanakan operasi caesar di proses persalinan selanjutnya.
Plasenta previa di kehamilan selanjutnya.
Biasanya operasi ini ditempuh alasannya yaitu persalinan normal berisiko membahayakan keselamatan ibu dan bayinya. Berikut ini yaitu beberapa hal yang sering menjadi penyebab diperlukannya operasi caesar:

Ibu mempunyai kondisi medis yang tidak memungkinkannya untuk melahirkan secara normal, contohnya diabetes, preeklamsia, herpes di jalan lahir, HIV, penyakit jantung, atau plasenta previa.
Ibu akan melahirkan bayi kembar.
Ukuran bayi cukup besar atau berada dalam posisi sungsang.
Ibu mempunyai panggul yang sempit.
Proses pembukaan jalan lahir yang lambat.
Pernah menjalani operasi caesar sebelumnya.
Terlepas dari kelebihan dan kekurangan melahirkan normal vs caesar, keputusan untuk menempuh metode persalinan normal atau caesar pada karenanya akan diubahsuaikan dengan hasil konsultasi dan investigasi oleh dokter kandungan atau bidan.

Dokter atau bidan akan melaksanakan investigasi kehamilan serta memantau kondisi ibu dan janin sampai usia kehamilan cukup bulan, kemudian menentukan langkah persalinan yang terbaik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.