Jenis Retainer Gigi dan Cara Membersihkannya

0
15
Jenis Retainer Gigi Dan Cara Membersihkannya Alodokter
Jenis Retainer Gigi Dan Cara Membersihkannya Alodokter

Retainer gigi atau penahan gigi yaitu alat bantu yang mempunyai kegunaan untuk menjaga susunan gigi sesudah perawatan behel (braces). Memilih retainer yang sempurna dan nyaman penting dilakukan lantaran biasanya alat ini digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Retainer gigi sangat umum digunakan, baik oleh orang cukup umur maupun anak-anak. Alat ini paling sering digunakan untuk menjaga susunan gigi yang gres saja diperbaiki dengan behel. Tujuannya biar gigi tetap pada posisi yang seharusnya, tidak bergeser, dan tidak berserakan lagi.

Selain itu, retainer gigi juga berfungsi untuk merapatkan gigi yang renggang atau bercelah, memperbaiki posisi dan bentuk rahang, sampai memperbaiki kebiasaan buruk, mirip gemeretak gigi.

Jika Anda menetapkan untuk ingin memakai retainer gigi, ketahui dulu jenis dan perbedaannya.

Mengenal Dua Jenis Retainer Gigi
Terdapat dua jenis retainer gigi, yakni retainer removable yang mampu dilepas-pasang sendiri dan retainer permanen. Keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut yaitu penjelasannya:

Retainer gigi removable
Ini merupakan jenis retainer yang relatif praktis didapatkan dan lebih praktis dibersihkan. Anda mampu melepaskannya ketika makan, berolahraga, atau menggosok gigi.

Namun retainer gigi ini juga mempunyai beberapa kekurangan, seperti:

Pasien sering lupa atau tidak rutin menggunakannya, sehingga gigi yang sudah dirapikan jadi berserakan lagi.
Bisa hilang atau rusak jikalau diletakkan atau disimpan sembarangan.
Menyebabkan produksi air liur berlebih.
Rentan menjadi sarang bakteri.

Berdasarkan bahannya, jenis retainer yang mampu dilepas ini terbagi menjadi 2 macam, yakni:

Retainer Hawley
Disebut juga retainer kawat lantaran terbuat dari kawat logam tipis dan akrilik. Retainer Hawley mempunyai beberapa keunggulan, antara lain kawatnya mampu diubahsuaikan dengan kondisi gigi, baka selama digunakan dan dirawat dengan benar, mampu diperbaiki jikalau rusak, dan cukup nyaman ketika digunakan.

Sedangkan kekurangannya yaitu mampu memengaruhi cara bicara pemakainya, terlihat terperinci ketika berbicara atau tersenyum, dan mengiritasi bibir atau pipi ketika pemakaian awal.

Retainer plastik transparan
Retainer ini disebut juga retainer cetakan. Untuk menciptakan retainer ini, perlu dilakukan pencetakan gigi terlebih dahulu biar bentuknya sesuai dengan posisi dan lengkung gigi pasien.

Beberapa kelebihan retainer gigi ini yaitu lebih tipis, lebih nyaman dipakai, tidak memengaruhi cara bicara, dan hampir tidak terlihat lantaran berwarna bening.

BACA JUGA:  Rutinitas Praktis yang Bantu Sembuhkan Anda dari Kanker Paru

Sayangnya retainer ini tidak mampu diperbaiki jikalau retak atau pecah, mampu berubah bentuk jikalau terkena panas, dan mampu berubah warna seiring berjalannya waktu.

Retainer gigi permanen
Retainer gigi permanen terbuat dari kawat tebal yang dibuat sedemikian rupa untuk menyesuaikan bentuk gigi yang sudah rapi. Kawat tersebut lalu ditempel pada gigi seri biar tidak bergerak. Pemasangan retainer ini harus dilakukan oleh dokter gigi.

Retainer gigi permanen dipasang pada gigi yang rentan bergeser kembali, atau pada pasien yang sulit untuk mengikuti petunjuk penggunaan retainer removable, contohnya anak kecil.

Ada beberapa kelebihan retainer permanen, antara lain:

Pasien tidak perlu melepas-pasang retainer sendiri.
Retainer tidak terlihat oleh orang lain.
Tidak memengaruhi cara berbicara.
Lebih awet, tahan lama, dan tidak praktis hilang.
Sedangkan kekurangan dari retainer yang permanen ini adalah:

Butuh perjuangan lebih untuk membersihkan gigi dan retainer.
Dapat mengakibatkan tumpukan plak dan karang gigi, sehingga berisiko mengakibatkan penyakit gusi.
Kawat logamnya mampu mengiritasi lidah.
Cara Membersihkan Retainer Gigi
Retainer gigi rentan menjadi sarang bakteri, plak, dan sisa makanan. Oleh lantaran itu, retainer gigi harus dibersihkan secara rutin setiap hari. Cara membersihkannya pun perlu diubahsuaikan dengan jenis retainer gigi yang digunakan.

Untuk membersihkan retainer gigi removable, caranya adalah:

Bersihkan dengan air hangat dan sabun berbahan ringan (non-iritatif), bukan pasta gigi.
Gunakan sikat gigi berbulu lembut, atau jikalau perlu, gunakan cotton bud untuk membersihkan kepingan dalam retainer.
Anda juga mampu memakai larutan khusus untuk merendam retainer gigi, sesuai rekomendasi dokter gigi Anda.
Sedangkan untuk membersihkan retainer permanen, Anda mampu melaksanakan flossing dengan benang gigi, mirip halnya Anda membersihkan sela-sela gigi. Jika Anda merasa kesulitan, jangan ragu meminta pemberian dokter gigi untuk memandu Anda.

Masing-masing retainer gigi mempunyai kelebihan dan kekurangan. Oleh lantaran itu, diharapkan pemberian dokter gigi untuk memilih jenis retainer gigi yang cocok bagi Anda. Setelah retainer dipasang, Anda harus melaksanakan investigasi gigi secara rutin setiap 3 bulan, guna memantau kondisi gigi dan retainer yang Anda gunakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.