Lebih Serius Menghadapi Risiko Jatuh dari Motor

0
7
Lebih Serius Menanggapi Risiko Jatuh Dari Motor Dari Sekarang Alodokter
Lebih Serius Menanggapi Risiko Jatuh Dari Motor Dari Sekarang Alodokter

Peristiwa jatuh dari motor sering kali dianggap masalah sepele. Padahal, jatuh dari motor merupakan salah satu penyebab kecelakaan kemudian lintas yang mampu menyebabkan cacat permanen atau bahkan kematian.

Organisasi kesehatan dunia, WHO, menyebutkan terdapat lebih dari 1,35 juta orang meninggal sebab kecelakaan di jalan raya tiap tahun. Mirisnya lagi, pengendara sepeda motor menjadi paling rentan mengalami kecelakaan yang menyebabkan kematian, dibandingkan jenis kendaraan lainnya.

Tindakan Pencegahan Cedera Fatal akhir Jatuh dari Motor
Mematuhi segala peraturan berkendara yang telah diwajibkan yakni salah satu cara untuk mengendarai motor dengan aman. Berikut ini yakni beberapa hal yang perlu Anda lakukan, guna mencegah cedera fatal akhir jatuh dikala berkendara dengan motor:

  1. Menggunakan helm dikala mengendarai motor
    Pemakaian helm dikala berkendara sangat efektif dalam upaya mengurangi risiko cedera kepala. Gunakan helm dengan standar nasional Indonesia (SNI) dengan ukuran yang pas dan terpasang pada posisi yang benar. Pemakaian helm mampu mengurangi risiko ajal sampai 42% dan cedera berat, termasuk cedera kepala, sampai 69% ketika Anda jatuh dari motor.
  2. Menerapkan safety riding
    Terapkan cara berkendara yang kondusif (safety riding) dengan menggunakan perlengkapan pelindung dan sikap santun dalam berkendara. Atur kecepatan dan hindari berkendara dengan kecepatan tinggi sebab lebih berisiko menimbulkan kecelakaan. Selain itu, pastikan juga motor yang Anda kendarai dalam kondisi yang baik.
  3. Hindari mengendarai motor dalam kondisi mabuk
    Mengonsumsi minuman beralkohol dan narkoba menjadi faktor risiko terbesar sebagai penyebab tertinggi kecelakaan di jalan raya. Hal itu tidak lepas dari dampak alkohol dan narkoba yang memabukkan, sehingga memberi risiko fatal ketika mengendarai kendaraan bermotor.
  4. Tidak mengendarai motor dalam kondisi mengantuk
    Mengantuk sering kali menjadi penyebab terjadinya kemudian lintas kendaraan bermotor, khususnya di Indonesia. Faktor yang mendasarinya mampu jadi kelelahan, kurang tidur, atau gangguan irama sirkardian (siklus berdiri dan tidur), contohnya akhir acara kerja malam hari dan jet lag.
BACA JUGA:  Waspadai Berbagai Penyakit balasan Kolesterol Tinggi

Guna meminimalkan risiko jatuh dari motor, pastikan Anda dalam kondisi fit dikala berkendara dan jangan memaksakan diri untuk berkendara dalam keadaan mengantuk.

Selain itu, ibu hamil tidak disarankan untuk mengendarai sepeda motor sendiri, sebab kalau jatuh dari motor, mampu terjadi robekan pada dinding rahim (ruptur uteri). Kondisi ini mampu membahayakan nyawa ibu dan bayi.

Untuk menekan risiko jatuh dari motor, lakukan upaya-upaya pencegahan di atas dan selalu patuhi peraturan berlalu lintas demi menjaga keselamatan bersama. Jika terjadi kecelakaan, segera periksa ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk menerima penanganan yang tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.