Arti Janin Aktif Bergerak Sebelah Kanan

0
12
Arti Janin Aktif Bergerak Sebelah Kanan Alodokter
Arti Janin Aktif Bergerak Sebelah Kanan Alodokter

Terdapat sebuah akidah bahwa janin aktif bergerak sebelah kanan akan lahir dengan jenis kelamin laki-laki. Apakah benar bahwa jenis kelamin janin mampu ditentukan dari gerakannya ketika berada di dalam rahim? Simak ulasannya berikut ini.

Bagi ibu hamil, mencicipi gerakan buah hati di dalam perut yaitu momen senang yang tidak terlupakan. Gerakan janin bantu-membantu sudah dimulai semenjak kehamilan menginjak ahad ke-9, yaitu ketika otot dan tulang janin mulai terbentuk.

Namun bagi perempuan yang gres pertama kali mengandung, gerakan janin biasanya gres benar-benar terasa di usia kehamilan 18-20 minggu.

Mitos Mengenai Arah Gerakan Janin
Ada sebuah mitos yang mengaitkan janin aktif bergerak sebelah kanan dengan jenis kelamin laki-laki. Padahal, jenis kelamin janin tidak mampu ditentukan hanya dari gerakannya saja. Untuk mengetahui jenis kelamin janin, ibu hamil perlu menjalani investigasi USG oleh dokter kandungan.

Janin aktif bergerak sebelah kanan atau kiri merupakan hal yang normal terjadi. Gerakan ini menunjukan buah hati Anda tumbuh dan berkembang baik di dalam kandungan.

Seiring bertambahnya usia kandungan, tumbuh kembang janin juga akan bertambah pesat. Hal tersebut ditandai dengan adanya gerakan menendang, menggeliat, dan berputar. Hal inilah yang menciptakan posisi janin mampu berubah-ubah.

Umumnya sehabis memasuki usia kandungan 28 minggu, janin akan lebih aktif bergerak. Bahkan, Bunda mungkin mampu mencicipi gerakan Si Kecil sampai 10 kali dalam 2 jam.

Posisi Janin Menurut Pandangan Medis
Terdapat empat istilah medis mengenai posisi janin di dalam rahim, yaitu:

  1. Anterior
    Pada posisi ini, kepala bayi berada di bawah dengan wajah menghadap ke punggung ibu. Kepala bayi menunduk dengan dagu melekat ke dadanya. Ini merupakan posisi yang ideal dan kondusif bagi ibu hamil dan janin untuk menjalani persalinan normal.
  2. Posterior
    Posisi kepala bayi posterior sama dengan anterior, namun wajah bayi menghadap ke depan atau ke arah perut ibu. Posisi ini umumnya terdeteksi pada tahap awal kelahiran, tapi biasanya bayi akan berputar sendiri ke posisi terbaik sebelum persalinan.
BACA JUGA:  Garam Makara Penyebab Darah Tinggi, Mitos atau Fakta?

Pada beberapa kasus, bayi mungkin akan tetap dalam posisi tersebut. Ibu yang mempunyai bayi berposisi posterior biasanya membutuhkan anestesi epidural untuk meredakan nyeri ketika melahirkan. Posisi ini juga meningkatkan risiko persalinan lebih lama, disertai nyeri punggung bab bawah yang cukup parah.

  1. Posisi melintang
    Pada posisi ini, bayi melintang di rahim. Kasus ini sangat jarang terjadi, alasannya yaitu tiap bayi mampu menyesuaikan posisinya secara alami. Jika posisi bayi tidak kembali ke posisi semula, dokter akan merekomendasikan persalinan dengan operasi caesar.
  2. Posisi sungsang
    Posisi bayi sungsang ditandai dengan bokong atau kaki bayi yang berada di bab bawah rahim, dan posisi ini jarang terjadi. Bayi sungsang tetap mampu lahir melalui vagina dengan kondisi sehat, meski berisiko mengalami cacat lahir atau cedera ketika dilahirkan.

Hal ini dikarenakan kepala merupakan bab terakhir yang keluar dari jalan lahir pada posisi bayi sungsang. Posisi ini juga meningkatkan risiko bayi terlilit oleh tali pusar.

Sebagai kesimpulan, bantu-membantu tidak ada kaitannya antara janin aktif bergerak sebelah kanan dengan penentuan bahwa ia berjenis kelamin laki-laki. Yang harus menjadi perhatian yaitu posisi bayi ketika memasuki bulan-bulan terakhir kehamilan, alasannya yaitu pada ketika itulah posisi janin sangat memilih kelancaran persalinan.

Selain itu, Bunda perlu rutin aktif memerhatikan gerakan janin dalam kandungan. Jika sebelumnya janin bergerak aktif, kemudian tiba-tiba menjadi kurang aktif atau bahkan tidak terasa lagi gerakannya, maka Bunda disarankan untuk segera memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.