Mual Setelah Olahraga Bisa Kamu Atasi dan Cegah dengan Cara Ini

0
11
Mual Setelah Olahraga Bisa Kamu Atasi Dan Cegah Dengan Cara Ini Alodokter
Mual Setelah Olahraga Bisa Kamu Atasi Dan Cegah Dengan Cara Ini Alodokter

Olahraga mempunyai bermacam-macam manfaat untuk mendukung badan sehat dan bugar. Namun terkadang ada hal yang mampu mengganggu selama kau berolahraga, contohnya mengalami mual sehabis olahraga. Kalau pernah mengalaminya, yuk, cari tahu cara mencegah mual sehabis olahraga di bawah ini.

Mual sehabis olahraga biasanya dialami oleh seseorang yang melaksanakan olahraga intensitas tinggi dan olahraga kardio, mirip lari yang terlalu jauh dan terlalu cepat. Mual ketika olahraga mampu dialami oleh siapa saja, baik pemula, orang yang sudah terbiasa melaksanakan olahraga, atau bahkan atlet sekalipun.

Penyebab dan Cara mengatasi Mual Setelah Olahraga
Mual sehabis olahraga mampu disebabkan oleh penurunan pemikiran darah yang masuk ke organ pencernaan. Kurangnya pemikiran darah yang masuk ke sistem pencernaan mampu menciptakan perut terasa tidak nyaman, sehingga menjadikan kau mengalami mual.

Hal ini terjadi lantaran ketika olahraga, darah lebih banyak masuk ke otot badan dibandingkan ke sistem pencernaan. Selain itu, mual sehabis olahraga juga mampu disebabkan oleh kehilangan cairan tubuh dan cuaca yang terlalu panas.

Hal pertama yang mampu kau lakukan kalau mengalami mual sehabis olahraga yaitu minum air putih atau minuman elektrolit secara perlahan untuk mengatasi dehidrasi, yang mungkin kau alami. Bila memungkinkan, kau juga mampu beristirahat di daerah yang sejuk terlebih dahulu selama beberapa waktu.

Setelah rasa mual hilang, jangan eksklusif memaksakan dirimu untuk eksklusif berolahraga kembali. Jika mual tidak juga hilang sehabis beberapa waktu, sebaiknya kau segera memeriksakan diri ke dokter.

Cara Mencegah Mual Setelah Olahraga

Kamu mampu mencegah mual ketika olahraga dengan beberapa cara, seperti:

  1. Perhatikan kuliner yang dikonsumsi
    Salah satu cara mencegah mual sehabis olahraga yaitu memerhatikan kuliner yang dikonsumsi sebelum olahraga. Sebaiknya hindari konsumsi kuliner yang mengandung lemak jenuh, mirip gorengan dan junk food.
BACA JUGA:  Nebulizer: Mengenal fungsi dan Cara Pakainya

Sebagai gantinya, kau mampu mengonsumsi kuliner yang kaya akan lemak baik, protein, dan karbohidrat. Beberapa acuan kuliner yang baik dikonsumsi ketika hendak berolahraga yaitu pisang, alpukat, dan roti gandum.

Namun, pastikan juga kau berhenti mengonsumsi kuliner atau minuman, setidaknya 1-3 jam sebelum melaksanakan olahraga untuk mencegah munculnya rasa mual.

  1. Cukup minum air putih
    Dehidrasi mampu menjadi salah satu penyebab mual sehabis olahraga. Oleh lantaran itu, penting bagi kau untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan cara minum air putih yang cukup, setidaknya satu jam sebelum olahraga. Namun, jangan hingga terlalu banyak lantaran justru mampu memicu mual.

Selain itu, jangan lupa juga untuk minum air putih sebanyak 200 ml setiap 10-20 menit selama olahraga.

  1. Lakukan pemanasan dan pendinginan
    Selain bermanfaat untuk mencegah terjadinya kecelakaan ketika olahraga, melaksanakan pemanasan dan pendinginan juga bermanfaat untuk mencegah mual sehabis olahraga.

Sama halnya dengan otot dan sendi, organ badan juga gampang ‘kaget’ kalau mengalami suatu gerakan yang terjadi secara tiba-tiba. Hal ini kemudian mampu memicu mual. Jadi, penting untuk selalu melaksanakan pemanasan dan pendinginan, sebelum dan sehabis olahraga.

  1. Hindari melaksanakan olahraga secara berlebihan
    Olahraga memang baik untuk kesehatan tubuh. Namun kalau dilakukan secara berlebihan, olahraga justru mampu menyebabkanmu mual serta meningkatkan risiko terjadinya cedera.

Jika belum terbiasa berolahraga, lakukan dulu perlahan-lahan dan dalam waktu singkat, kemudian tingkatkan waktu dan intensitas gerakannya sehabis badan sudah terbiasa.

Mual ketika olahraga yang hanya terjadi sesekali bantu-membantu normal terjadi. Namun kalau mual ketika olahraga sering terjadi, disertai dengan tanda-tanda demam, kram perut, sakit dada, dan urine berwarna cokelat, sebaiknya kau segera berkonsultasi ke dokter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.