Kenali Ruang NICU, Tempat Perawatan Intensif Bayi di Rumah Sakit

0
5
Kenali Ruang Nicu Tempat Perawatan Intensif Bayi Di Rumah Sakit Alodokter
Kenali Ruang Nicu Tempat Perawatan Intensif Bayi Di Rumah Sakit Alodokter

Ruang NICU (neonatal intensive care unit) merupakan daerah khusus untuk merawat bayi gres lahir yang membutuhkan pengawasan ketat oleh tenaga medis. Biasanya bayi yang dirawat di ruang NICU lahir dengan gangguan kesehatan, contohnya lahir prematur atau lahir dengan cacat bawaan.

Selayaknya unit gawat darurat (UGD), ruang NICU yakni unit reaksi cepat tanggap. Ruangan ini merupakan ruang perawatan khusus yang menyediakan sarana dan prasarana untuk mengatasi dan mencegah banyak sekali kondisi yang sanggup membahayakan keselamatan bayi gres lahir dengan gangguan kesehatan.

Beragam Peralatan yang Ada di Ruang NICU
Ruang NICU dilengkapi banyak sekali perangkat medis untuk mendukung perawatan intensif bayi gres lahir. Berikut ini yakni peralatan yang sanggup Anda temukan di dalam ruang NICU:

  1. Inkubator
    Inkubator yakni daerah tidur kecil mirip boks bayi yang terbuat dari materi plastik keras berwarna transparan. Alat ini berkhasiat untuk melindungi bayi dari banyak sekali penyebab infeksi, serta menjaga tubuhnya tetap hangat.

Di sekitar inkubator, tersedia banyak sekali alat medis yang siap dipakai untuk mengatasi kondisi kritis dan untuk menjaga kestabilan kondisi bayi.

  1. Alat terapi sinar
    Terapi sinar atau fototerapi dilakukan untuk menangani bayi yang kuning akhir kadar bilirubin yang tinggi. Melalui terapi sinar, bentuk bilirubin diubah biar sanggup dikeluarkan dari tubuh melalui urine. Dengan begitu, kadarnya diharapkan akan kembali normal.
  2. Ventilator
    Ventilator atau alat bantu pernapasan dipakai untuk membantu pernapasan bayi gres lahir yang mengalami gangguan pernapasan atau duduk perkara pada paru-parunya. Alat ini akan disambungkan ke selang tipis yang dimasukkan ke jalan masuk napas bayi melalui hidung atau mulutnya.
  3. Continuous Positive Airway Pressure (CPAP)
    Selain ventilator, ada pula alat bantu pernapasan lain yang disebut dengan continuous positive airway pressure (CPAP). Alat ini dipakai untuk bayi yang masih bisa bernapas sendiri namun membutuhkan bantuan. Alat ini disambungkan dengan selang kecil yang dimasukkan ke hidung.
  4. Feeding tubes (selang makanan)
    Alat ini dimasukkan ke dalam perut bayi melalui ekspresi atau hidung untuk menyalurkan air susu ibu (ASI) atau susu formula.
  5. Selang infus
    Selang infus dipakai untuk membantu pemberian obat dan cairan yang dibutuhkan bayi. Biasanya selang infus dipasangkan ke pembuluh darah di lengan atau tangan bayi.
  6. Monitor
    Seluruh bayi yang dirawat di ruang NICU terhubung dengan monitor. Monitor ini berfungsi untuk menampilkan denyut jantung, tekanan darah, pernapasan, suhu, dan kadar oksigen dalam tubuh bayi.

Selain dilengkapi dengan peralatan medis, ruang NICU juga diawasi oleh sejumlah petugas medis, meliputi perawat khusus untuk NICU, dokter umum, dokter seorang ahli anak, serta dokter seorang ahli lain yang terkait.

Peraturan yang Harus Diketahui di di Ruang NICU
Ruang NICU yakni area steril yang dihentikan dimasuki sembarang orang, tidak terkecuali para orang renta dari bayi yang dirawat. Agar ruang NICU tetap steril, pihak rumah sakit menyediakan sabun atau hand sanitizer, masker, dan pakaian khusus untuk memastikan bahwa pengunjung yang masuk ke NICU tidak membawa kuman.

BACA JUGA:  Ini Alasan Anda Untuk Mencoba Lari Maraton

Tiap rumah sakit mempunyai kebijakan yang berbeda dalam membatasi jumlah pengunjung serta jam kunjungan ke ruang NICU. Aturan ini diberlakukan biar bayi-bayi yang dirawat di NICU tidak terganggu oleh bunyi bising.

Kondisi Bayi yang Harus Masuk ke Ruang NICU
Ada banyak sekali kondisi yang menciptakan bayi harus dirawat di ruang NICU, namun kegagalan paru-paru pada bayi prematur merupakan penyebab paling sering yang memerlukan perawatan intensif di ruang NICU.

Beberapa kondisi bayi yang perlu masuk ke ruang NICU:

Neonatal respiratory distress syndrome (RDS)
Neonatal respiratory distress syndrome yakni suatu kondisi di mana terjadi gangguan pernapasan pada bayi prematur yang disebabkan oleh kurangnya zat surfaktan di paru-paru. Tanpa adanya zat tersebut, paru-paru tidak sanggup mengembang dengan sempurna, sehingga bayi tidak bisa bernapas dengan baik.

Pada kondisi ini, bayi gres lahir memerlukan alat bantu pernapasan atau ventilator yang tersedia di ruang NICU.

Infeksi
Ada beberapa kondisi yang menimbulkan bayi gres lahir lebih rentan terkena infeksi, salah satunya yakni lahir prematur. Sistem kekebalan tubuh bayi prematur masih sangat lemah, sehingga belum bisa melawan virus dan basil penyebab infeksi.

Dengan perawatan di ruang NICU, bayi gres lahir yang mengalami bengkak sanggup dirawat secara intensif dan diberikan obat-obatan melalui infus. Bila terjadi komplikasi atau kondisi darurat, bayi sanggup segera ditangani dengan peralatan medis yang lengkap di ruang NICU.

Penyakit kuning
Selain rentan terkena infeksi, bayi prematur juga berpotensi mengalami penyakit kuning. Hal ini lantaran organ hati pada bayi prematur belum berkembang sempurna, sehingga tidak bisa mengeluarkan bilirubin dari fatwa darah.

Perawatan di ruang NICU akan mempermudah bayi menerima rangkaian terapi, baik dengan penyinaran maupun obat-obatan, untuk mengatasi penyakit kuning yang dialaminya.

Selain ketiga kondisi di atas, bayi dengan penyakit bawaan lahir, bayi lahir dengan berat tubuh rendah, bayi kembar tiga, bayi yang mengalami duduk perkara ketika persalinan, dan bayi memberikan gejala gangguan kesehatan ketika dilahirkan juga perlu dirawat di ruang NICU.

Apabila bayi Anda harus menerima perawatan di ruang NICU, pastikan Anda telah menerima isu yang lengkap mengenai kemudahan serta hukum yang diterapkan rumah sakit untuk berkunjung ke ruang NICU. Berbagai isu tersebut sanggup Anda dapatkan dari dokter maupun dari petugas di rumah sakit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.