Timbulkan Efek Berbahaya, Ini 5 Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Minum Obat

0
28

Kalian niscaya pernah tidak boleh makan atau minum sesuatu sesudah mengonsumsi obat, kan? Hal tersebut memang benar adanya. Obat dan masakan memang mampu saling berinteraksi.

Hal tersebut sering berujung pada kerugian karena mampu menurunkan efektivitas obat maupun meningkatkan kemungkinan terjadinya imbas samping yang tidak diinginkan. Jadi, kalian perlu hati-hati ketika mengonsumsi masakan sesudah minum obat.

Nah, semoga tidak salah langkah, yuk ketahui makanan-minuman yang sebaiknya dihindari sesudah minum obat. Simak keterangan lengkapnya di bawah ini, yuk.

Jangan Makan Pisang Setelah Konsumsi Obat

Pisang merupakan masakan yang kerap dipakai untuk menelan obat. Padahal, kalian sebaiknya menghindari mengonsumsi obat golongan ACE inhibitor, mirip captopril, enalapril, lisinopril dan ramipril dengan pisang. Obat golongan tersebut biasa diresepkan untuk menurunkan tekanan darah atau mengobati gagal jantung.

Nah, pisang merupakan buah tinggi kalium, sehingga mampu dikonsumsi dalam jumlah banyak bersamaan dengan obat golongan ACE inhibitor mampu semakin meningkatkan kadar kalium di dalam darah. Padahal, kadar kalium yang terlalu tinggi di dalam darah mampu memicu detak jantung yang tidak teratur dan jantung berdebar.

Susu Tidak Baik Dikonsumsi Usai Minum Obat

Saat minum obat, kalian juga sebaiknya menunda untuk mengonsumsi susu. Apalagi ketika kalian mengonsumsi antibiotik, mirip tetracycline dan ciprofloxacin; serta obat osteoporosis mirip alendronate. Susu dan produk lain olahannya mampu memperlambat atau mencegah peresapan obat-obatan tersebut sehingga tidak mampu menawarkan imbas yang maksimal.

Hal tersebut karena di dalam lambung dan usus dua belas jari kalsium di dalam susu berikatan dengan antibiotik sehingga proses peresapan obat mampu terganggu. Kalian sebaiknya konsumsi antibiotik 1 sampai 2 jam sebelum atau sesudah makan atau minum susu.

BACA JUGA:  5 Strategi Tidur Unik Untuk Atasi Insomnia

Durian Bisa Berbahaya Jika Dikonsumsi Setelah Obat

Durian mengandung alkohol yang mampu menawarkan imbas panas dalam perut. Selain itu, kandungan zat methanol, ethanol, belerang dan ethyl metacrylate akan menawarkan reaksi berbahaya pada penderita hipertensi, penyakit jantung, diabetes, asam urat, maag serta kolesterol tinggi. Maka dari itu, jangan konsumsi durian sesudah minum obat atau sebaliknya, ya.

Efek durian pada badan ketika dikonsumsi dengan masakan lain juga sempat menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, beberapa orang dikabarkan keracunan balasan minum kopi dan durian. Selain itu, terdapat masalah serupa yang menjadikan seorang laki-laki meninggal. Simak di sini untuk tahu lebih lengkapnya.

Hindari Kopi Setelah Minum Obat

Tahukah kalian bahwa kandungan kafein dalam kopi mampu meningkatkan resiko everdosis antibiotik tertentu mirip enoxacin, ciprofloxacin dan norfloksasin. Hal ini mampu menjadikan halusinasi, tremor dan palpitasi. Kafein juga akan membatasi efektivitas obat sehingga akan memperburuk kondisi tubuh.

Kalian juga perlu berhati-hati jika kalian sedang mengonsumsi obat-obat asma yang berfungsi sebagai pelega. Maka dari itu, hindari kopi terlebih dahulu ketika kalian sedang mengonsumsi obat-obatan, ya.

Jangan Konsumsi Sayuran Hijau Saat Minum Obat

Nah, sayuran berdaun hijau juga sebaiknya tidak dikonsumsi sesudah minum obat. Bayam, brokoli, kale dan sayuran hijau lainnya mampu menciptakan kerja obat anti-pembekuan darah mirip warfarin menjadi kurang efektif. Hal ini karena keduanya menawarkan imbas berlawanan.

Sayuran tersebut mengandung vitamin K yang penting untuk pembekuan darah. Sebaliknya, warfarin berkerja untuk menghambat pembekuan darah. Jadi, obat yang kalian minum tidak akan ada gunanya. Untuk itu, kalian mampu mengonsumsi sayuran lain yang rendah vitamin K mirip bit, lobak, dan banyak sekali jenis labu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.