Ibu Wajib Berhati-Hati, Peneliti Temukan Bahan Kimia Berbahaya Pada Popok Bayi

0
92
Ibu Wajib Berhati Hati, Peneliti Temukan Bahan Kimia Berbahaya Pada Popok Bayi
Ibu Wajib Berhati Hati, Peneliti Temukan Bahan Kimia Berbahaya Pada Popok Bayi

Badan Kesehatan Nasional Prancis, Anses, menyampaikan bahwa pihaknya menemukan materi kimia dalam popok bayi yang melebihi tingkat keamanan. Hasil tes tersebut memperlihatkan adanya zat yang berada di atas ambang batas keamanan sehingga membahayakan kesehatan.

Tim peneliti menemukan juga materi kimia senyawa glisofat (weedkiller glyphosate) untuk penghilang rumput liar dalam tingkatan rendah. Anses mengatakan, uji coba yang mereka lakukan pada popok bayi ini merupakan yang pertama terhadap jenis tertentu di dunia.

Penelitian dilakukan pada sejumlah merek popok bayi sekali pakai yang dijual di pasaran Prancis. Merek popok yang diteliti tersebut juga dijual di negara lain.

Para peneliti kemudian mendeteksi sejumlah materi kimia berbahaya dalam popok sekali pakai yang mampu bermigrasi melalui urine, misalnya, dan masuk dalam kontak berkepanjangan dengan kulit. Selain itu, terdapat sejumlah materi kimia yang ditambahkan dengan sengaja mirip parfum. Bahan kimia tersebut mampu menjadikan alergi pada kulit.

Beberapa materi kimia yang ditemukan melebihi ambang batas keamanan ialah parfum Lillal dan Lyral, hidrokarbon aromatik, dioksin dan furan. Glifosat, cairan penghilang rumput yang kontroversial juga ditemukan dalam popok meskipun dalam tingkat rendah.

Keberadaan glifosat kontroversial karena sering menjadi target kritik kalangan peduli kesehatan dan lingkungan sesudah sebuah hasil penelitian WHO mengklarifikasinya sebagai materi yang kemungkinan bersifat karsinogenik.

Di Amerika Serikat, seorang penjaga taman yang menggugat produsen pembuat materi kimia tersebut mendapat ganti rugi sesudah pihak pengadilan menyepakati bahwa glifosat menjadikan kanker stadium akhir. Cairan tersebut gres akan dihentikan Prancis pada 2021.

“Anses merekomendasikan untuk menghilangkan materi kimia yang ditemukan dalam popok bayi sekali pakai, atau menguranginya sebanyak mungkin,” kata Badan kesehatan nasional Prancis, Anses dalam sebuah pernyataan. Rekomendasi itu juga termasuk untuk menghentikan penggunaan semua jenis parfum dalam popok bayi.

BACA JUGA:  Ini 5 Penyakit yang Kerap Menyerang Wanita dikala Menstruasi, Kalian Pernah Mengalaminya?

Pihak Anses menyerukan supaya dilakukan tindakan cepat untuk mempertimbangkan resiko yang mungkin disimpulkan materi kimia tersebut pada bayi. Namun, Menteri Kesehatan Prancis Agns Buzyn menyebutkan bahwa eksistensi popok bayi tidak ada resiko serius atau pribadi pada kesehatan bayi.

Pemerintah menawarkan tenggat waktu 15 hari kepada produsen popok supaya memakai metode lain yang bertujuan untuk menghilangkan zat beracun di dalamnya. Buzyn juga mengatakan, pemerintah telah mendapatkan usul penundaan dari produsen popok sampai enam bulan ke depan supaya ada perubahan metode produksinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.