Wajib Tahu, Wanita Ternyata Lebih Sering Kena Infeksi Saluran Kemih Gara-Gara 5 Hal Ini

0
197

Jika Tidak Segera Diatasi, Infeksi Saluran Kemih Bisa Menyebar Hingga Ke Daerah Ginjal.

Sebagai seorang wanita, menjaga kesehatan tentu tak kalah penting daripada menjaga kecantikan. Bahkan, kesehatan akan semakin penting dijaga karena beberapa penyakit ternyata lebih sering menyerang perempuan dibandingkan pria.

Seperti penyakit bengkak jalan masuk kemih ini. Meski mampu juga menyerang pria, penyakit bengkak jalan masuk kemih ternyata lebih banyak diderita oleh para wanita.

Berdasarkan jurnal The American Journal of Medicine yang dipublikasikan tahun 2002 lalu, Betsy Foxman menyebutkan bahwa Infeksi Saluran Kemih banyak menyerang wanita. Menurut keterangannya teradapat peluang satu dari tiga perempuan mengalami Infeksi Saluran Kemih yang selanjutnya disingkat menjadi ISK ini.

Menjadi hal yang patut diwaspadai, perempuan bahkan disebut mampu mengalami ISK sebanyak lebih dari sekali selama masa hidupnya. Bukan tanpa alasannya yaitu bila perempuan ternyata lebih rentan mengalami ISK ini. Banyak hal yang menciptakan ISK yang bermula dari berkembangnya basil ini banyak dialami wanita.

Lantas, apa saja sih hal-hal yang menimbulkan seorang perempuan semakin rentan terkena ISK? Simak dan pelajari banyak sekali hal yang mampu menjadi penyebabnya sebagai berikut.

  1. Wanita Memiliki Uretra Yang Lebih Pendek Daripada Pria

Sebelum beranjak ke penyebab eksternal yang menciptakan perempuan lebih rentan terkena ISK, lebih baik kau mengetahui terlebih dahulu penyebab ISK yang menyangkut anatomi tubuh. Wanita lebih rentan terkena ISK ternyata dikarenakan jalan masuk uretra yang lebih pendek dibandingkan dengan pria.

Uretra merupakan jalan masuk terakhir yang membuang urin keluar dari dalam tubuh. Oleh karena uretra perempuan yang lebih pendek daripada pria, akhirnya basil menjadi lebih gampang untuk mencapai kandung kemih wanita.

Selain itu, alasan lain yaitu karena uretra perempuan lebih bersahabat dengan anus. Akibatnya, basil penyebab bengkak ini, yakni E.coli yang berkembang di anus juga mampu dengan gampang tersebar sampai ke uretra dan menuju jalan masuk kemih.

  1. Gerakan Membilas Kelamin Yang Salah

Hal kedua yang menjadi penyebab ISK lebih rentan mengenai perempuan yaitu karena cara pembilasan kelamin yang salah usai buang air. Banyak dari kau mungkin membilas kelamin dari belakang ke depan. Padahal, cara yang benar untuk membilas kelamin usai buang air yaitu dari depan ke belakang.

Cara pembilasan yang benar akan mencegah perpindahan basil dari anus ke uretra. Jika pembilasan dilakukan dengan tidak benar, yakni dari belakang ke depan dan bukannya dari depan ke belakang, basil E.coli akan lebih gampang berpindah ke uretra. Jika sudah terlanjur kena bengkak dan tidak segera diobati, ISK mampu menyebar sampai ke tempat ginjal.

  1. Pemakaian Produk Kewanitaan Beraroma
BACA JUGA:  Tak Hanya Sehat, 3 Resep Smoothie Buah-buahan Menyegarkan Ini Bisa Buat Harimu Jadi Lebih Bersemangat

Ada lagi satu hal yang mampu menciptakan seorang perempuan rentan mengalami ISK. Salah satunya yaitu karena penggunaan produk kewanitaan yang beraroma. Entah itu pembalut ataupun produk lain yang biasanya menjanjikan soal perawatan vagina biar harum.

Meski beberapa produk sudah dipastikan keamanannya, namun perempuan tetap perlu waspada terhadap penggunaan produk-produk kewanitaan yang beraroma ini. Sabun kewanitaan misalnya. Aroma wangi yang terlalu menyengat dalam produk tersebut justru sangat berbahaya.

Sabun kecantikan yang berbau wangi menyengat ditengarai mengandung materi kimia yang juga kuat. Hal itu mampu menimbulkan alergi sampai iritasi di organ kewanitaan. Jika iritasi tersebut diperparah dengan bengkak balasan basil yang berkembang, bukan tak mungkin kau akan semakin berpeluang besar terkena ISK.

  1. Kurang Menjaga Daerah Intim, Usahakan Untuk Membuatnya Tetap Kering
    Satu lagi penyebab perempuan lebih rentan terkena ISK. Hal itu berkaitan dengan kurangnya perhatian mereka untuk menjaga tempat intim mereka biar tetap kering. Baik setelah mandi maupun setelah buang air.

Penjelasan mengenai hal ini diungkpkan oleh Health Claim Senior Manager Sequis, dr. Yosef Fransiscus dilansir Liputan6. Menurutnya, keluhan sakit mirip ISK ini juga bermula dari tidak membiasakan menjaga kebersihan tempat intim. “Basah dan lembab pada tempat selangkangan, kelamin dan sekitar pantat dalam jangka waktu yang usang mampu membuatkan basil sehingga menimbulkan amis tak sedap atau infeksi,” terang dr. Yosef.

Vagina yang berair tersebut mampu disebabkan karena banyak hal. Misalnya, keringat, keputihan, dan juga berair setelah buang air. Untuk itu, usahakan untuk segera mengganti celana dalam yang berair biar tidak terkena ISK yang timbul karena adanya basil yang berkembang di tempat vagina.

  1. ISK Juga Disebabkan Karena Kurang Minum Air

Tidak hanya menimbulkan dehidrasi, kurangnya asupan air putih dalam badan juga mampu menimbulkan perempuan rentan terkena ISK. Kurang minum akan menciptakan ginjal kekurangan cairan, hasilnya urin yang dikeluarkan akan menjadi lebih pekat dari biasanya.

Selain itu, kekurangan cairan pada ginjal juga akan memancing perkembangan bakteri. Akibatnya, terjadilah bengkak jalan masuk kemih. Jadi, usahakan untuk memenuhi kebutuhan cairan badan selama sehari, ya girls. Minum 8 sampai 10 gelas air putih sehari akan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikanmu. Cari tahu waktu yang sempurna untuk minum air putih di sini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.