Penyebab Konsumsi Kopi Menjadi Tidak Sehat

0
180
Kopi
Kopi

Mengonsumsi Kopi Tanpa Memperhatikan Hal Ini Rupanya Dapat Membahayakan Kesehatan.

Meminum kopi di pagi hari memang menjadi kenikmatan tersendiri bagi para pecintanya. Pagi yang acuh taacuh akan menjadi lebih hangat dengan seduhan kopi yang asapnya masih mengepul. Aroma dari biji kopi yang menyeruak seketika mampu menjadi penenang bagi sebagian orang.

Meskipun nikmat, namun kalian juga harus memperhatikan waktu yang tepat untuk menikmati minuman satu ini. Pasalnya, kalau cara mengonsumsinya salah kopi malah mampu menjadi racun bagi tubuh. Alangkah baiknya memperhatikan kondisi tubuh terlebih dahulu sebelum menyeduh minuman yang identik dengan warna hitam dan cokelat ini.

Sebagai pecinta kopi tentu kalian tidak ingin hobi ini terhenti lantaran kesehatan terganggu. Simak yuk beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengonsumsi kopi berikut ini.

  1. Rokok Dan Kopi Kombinasi Buruk

Rokok dan kopi merupakan dua hal yang tidak mampu dipisahkan. Tidak heran kalau banyak pecinta kopi yang juga seorang perokok berat. Fakta menunjukan dua kombinasi ini merupakan racun paling ampuh untuk meningkatkan resiko penyakit jantung. Nikotin pada rokok memacu kerja jantung menjadi lebih cepat dan kafein pada kopi mempunyai imbas yang sama, sehingga kerja jantung akan meningkat dua kali lipat lebih cepat.

Efek ini juga sangat membahayakan bagi kinerja arteri yang mempunyai implikasi untuk kesehatan manusia. Demi mengurangi resiko penyakit jantung, lebih baik waktu untuk meminum kopi dan merokok terpisah.

  1. Hindari Konsumsi Kopi Instan

Daripada harus jauh-jauh mendatangi kafe dengan kualitas barista yang mumpuni dalam meracik kopi, orang lebih menentukan untuk menciptakan kopi instan. Hal itu dinilai lebih simpel dan menghemat waktu, serta mereka masih mampu menikmati meskipun rasanya tidak senikmat racikan kopi murni. Namun jangan abaikan ancaman yang mengintai dari produk kopi instan pada tubuh kalian. Terlalu banyak mengonsumsi kopi instan mampu meningkatkan resiko terkena diabetes.

Kopi instan mengandung gula pasir, jadi mampu kalian bayangkan kalau dalam sehari meminum kopi dua sampai tiga bungkus. Selain diabetes, kopi instan juga meningkatkan hipertensi lantaran adanya kandungan krimer nabati yang tidak mampu dicerna tubuh sampai sempurna. Krimer pada kopi juga mampu meningkatkan kadar kolesterol dalam darah lantaran susah dicerna dan menumpuk dalam darah.

  1. Penderita Jantung, Osteoporosis, Asam Lambung Hindari Konsumsi Kopi

Seperti dijelaskan pada poin pertama, perpaduan kopi dan rokok memang sangat jelek untuk kinerja jantung. Oleh lantaran itu penderitanya disarankan untuk menghentikan kebiasaan minum kopi. Sedangkan untuk masalah osteoporosis, telah dilakukan sebuah penelitian terhadap pasien patah tulang. Saat beliau mengonsumsi kopi resiko patah tulangnya lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi.

BACA JUGA:  Ini yang Perlu Kamu Ketahui perihal Diet Karnivora

Penderita asam lambung selalu disarankan untuk menghindari kopi, lantaran tingkat keasamannya yang tinggi. Namun tentunya kalian tidak mampu serta merta menghentikan kebiasaan ini. Untuk alternatifnya kopi acuh taacuh mampu untuk penderita asam lambung.

Asam yang ada dalam es kopi dibandingkan kopi panas lebih rendah. Sehingga menciptakan penderita asam lambung masih mampu menikmati kafein dari secangkir kopi. Rata-rata kopi acuh taacuh mempunyai kadar pH 6,31, sedangkan kopi panas mengandung pH 5,48. Semakin rendah angkanya semakin tinggi sifat asam zat tersebut.

  1. Tidak Baik Untuk Wanita Menstruasi

Menurut Dr. Joseph Mercola, perempuan yang mengonsumsi kopi ketika haid mempunyai resiko terkena kanker payudara. Hal itu disebabkan lantaran kandungan kafein mengakibatkan kadar esterogen terlalu tinggi pada tubuh. Hal ini sering ditandai dengan kondisi yang tidak nyaman dan perasaan emosi yang tidak stabil. kandungan esterogen yang tinggi itu juga mampu mengakibatkan penebalan lapisan dinding rahim sehingga meningkatkan resiko kanker endometrium.

Kopi juga mampu menjadi penyebab siklus menstruasi menjadi pendek. Hal ini disebabkan lantaran kafein mampu mengakibatkan gangguan pembuluh darah yang menciptakan anutan darah ke uterus menjadi tidak lancar. Selain itu kopi juga mengakibatkan resiko sindrom fibrokistik payudara.

Seperti diketahui sebelumnya ketika akan menstruasi dan pada ketika menstruasi payudara lebih padat lantaran ada benjolan yang terbentuk berisi cairan. Namun ketika menstruasi usai, benjolan itu akan hilang dengan sendirinya. Pada perempuan menstruasi yang mengonsumsi kopi, benjolan itu akan lebih banyak dan menciptakan rasa nyeri menjadi lebih buruk.

  1. Minum Kopi Saat Perut Kosong

Bahaya yang disebabkan dengan minum kopi ketika kondisi perut kosong yakni mampu meningkatkan asam lambung. Asam lambung ini bersifat korosif dan mampu merusak lambung kalau didiamkan, belum lagi kalau ditambah kopi kerusakannya mampu menjadi parah. Meningkatnya asam lambung juga mampu mengakibatkan mual bahkan pusing sampai vertigo.

Selain itu konsumsi kopi ketika perut kosong sangat tidak disarankan lantaran mampu mengakibatkan gangguan perembesan nutrisi. Adanya kafein yang merangsang kerja ginjal sehingga sering buang air kecil akan menghambat perembesan nutrisi lainnya.

Hal itu juga yang mengakibatkan tubuh tak mempunyai waktu untuk perembesan mineral mirip seng, magnesium dan kalsium. Konsumsi kopi ketika perut kosong mampu menambah sederet dilema pada kesehatan antara lain kerusakan gigi, osteoporosis, migrain, hipertensi dan penyakit jantung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.